HANKAM

Panen Padi di Lanud HLP, Wakasau: Semua Hasil Dimanfaatkan, Termasuk untuk Program MBG

Wakasau Marsdya TNI Andyawan Martono
Wakasau Marsdya TNI Andyawan Martono (kiri) saat acara panen padi yang digelar di Taman Wisata Edukasi Pertanian Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Andyawan Martono mengatakan, hasil panen padi, salah satunya yang dilakukan di Lanud Halim Perdanakusuma (HLP) akan dimanfaatkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami juga tetap menyisihkan, beras atau yang jadi nasi nanti, untuk mendukung program pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Jadi, semuanya dimanfaatkan,” kata Marsdya TNI Andyawan usai acara panen padi di Taman Wisata Edukasi Pertanian Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/2).

Baca Juga: Patroli Terkoordinasi Malindo 167/25 Resmi Ditutup

Dalam konteks yang lebih luas, hasil panen dari lahan pertanian Lanud Halim Perdanakusuma dijelaskan Wakasau akan disalurkan ke tempat-tempat lain yang sudah didata.

Panen padi
Panen padi yang menjadi bagian dari program kerja Dinas Potensi Dirgantara (Dispotdirga) Lnaud Halim Perdanakusuma Jakarta. (IDM/Septo Kun Wijaya)

“Kami (menjalin) kerja sama dengan pemerintah kota dan Dinas Potensi Dirgantara (Dispotdirga) yang ada di Lanud sendiri sudah mendata tempat yang nanti akan kami salurkan,” jelas Andyawan.

Panen padi kali ini merupakan bagian dari program kerja Lanud Halim Perdanakusuma di sektor pertanian melalui Dispotdirga. Dalam prosesnya, Dispotdirga Lanud Halim Perdanakusuma memberdayakan para petani yang diberi nama kelompok tani tengah kota dan memberi pembekalan kepada para anggota yang terlibat di dalamnya.

Baca Juga: TNI Gandeng Komunitas Teritorial Wujudkan Swasembada Pangan

“Jadi, kami (menjalin) kerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk memberi edukasi bagi anggota kami, bagi teman-teman. Rekan-rekan petani yang membantu kami adalah penduduk sekitar wilayah kami, sehingga dapat memberi lapangan pekerjaan kepada mereka,” kata Wakasau.

Selain di sektor pertanian, Marsdya Andyawan juga menyebut bahwa jajaran TNI Angkatan Udara (TNI AU) di seluruh Indonesia turut berupaya untuk mewujudkan ketahanan pangan melalui sektor peternakan hingga perikanan. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.