Pamit dari Kopassus, Ini Pesan Mayjen TNI Iwan Setiawan untuk Danjen Kopassus yang Baru

Jakarta, IDM - Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus yang lama Mayjen TNI Iwan Setiawan resmi berpamitan dari Kopassus. Ia mendapatkan promosi jabatan yang baru menjadi Pangdam XII/Tanjungpura. Tongkat estafet kepemimpinan Danjen Kopassus ini pun resmi diserahterimakan ke Mayjen TNI Deddy Suryadi.
Dalam amanatnya pada upacara penyerahan pasukan di Lapangan Mako Kopassus, Jumat, (28/4) Iwan mengungkapkan rasa terima kasihnya karena dipercaya presiden Joko Widodo, Panglima TNI, dan KSAD untuk memimpin pasukan khusus TNI AD ini.
"Waktu begitu cepat, kepemimpinan saya berlangsung 1 tahun 20 hari, saya begitu sangat nyaman, atas nama pribadi, keluarga mengucapkan terima kasih," kata Iwan.
Baca Juga: Resmi, 4 Jabatan Strategis di TNI AD Diserahterimakan, Ini Daftarnya
Ia pun berharap kepada semua prajurit Kopassus dan juga para PNS di lingkungan Mako Kopassus agar membantu Danjen yang baru Mayjen TNI Deddy Suryadi seperti mereka membantu dirinya.

"Apa yang sudah diberikan ke saya diberikan juga kepada Danjen Kopassus yang baru yang ke-36. Selamat kepada pak Dedy, bantu totalitas, agar apa yang dikerjakan lebih baik dari saya," kata Iwan.
Lanjutnya kepada Danjen Kopassus yang baru ia pun berpesan agar bawalah dan pimpinlah Kopassus dengan hati, jadikan prajurit Kopassus yang ditakutkan lawan disegani kawan termasuk kemampuan terus dilatih dan selalu menjaga kedekatan antara prajurit dan keluarga Kopassus.
Baca Juga: Ini Target Kerja Danjen Kopassus yang Baru, Mayjen TNI Deddy Suryadi
Terakhir ia pun memohon doa restu untuk promosi jabatan yang baru yang akan diembannya.
"Mohon pamit doa restu, doa untuk terbaik menjadi pangdam XII/Tanjungpura, saya akan terus membawa prajurit komando sejati di manapun berada yang selalu menjaga, kehormatan, keutuhan negara RI dan tegak lurus kepada pemerintah," kata Iwan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































