HANKAM

Paham Aturan Hukum, Warga Perbatasan Serahkan Senjata ke TNI AD

Warga di perbatasan RI–RDTL
Warga di perbatasan RI–RDTL menyerahkan senpi laras panjang jenis Springfield kepada Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Manusasi. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Warga di perbatasan RI–RDTL tepatnya di Desa Manusasi, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan secara sukarela senjata api (senpi) bekas perang Timor Timur.

Senpi laras panjang jenis Springfield ini diserahkan kepada Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Manusasi.

Dilansir dari keterangan Penkostrad, Kamis (19/2), total ada dua senpi yang diserahkan. Penyerahan setelah warga mengerti aturan hukum yang terus disosialisasikan Satgas Yonarhanud 2 Kostrad.

Baca Juga: KSAU Pastikan Kesiapan Operasional Lanud Husein Sastranegara untuk Dukung Tugas TNI AU

"Setelah mendapatkan pemahaman mengenai aturan hukum terkait kepemilikan senjata api ilegal serta potensi risiko penyalahgunaannya. Bapak DS (38 tahun) dengan penuh kesadaran menyerahkan dua pucuk senjata tersebut kepada pihak Satgas untuk diamankan sesuai prosedur," ujar Komandan Pos (Danpos) Manusasi, Letda Arh Putu Denanda.

Lebih lanjut Putu menyampaikan bahwa penyerahan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan. Hal ini juga berkat keaktifan prajurit yang terus melakukan pendekatan humanis, salah satunya dengan membantu warga memanen hasil kebun. Pendekatan tersebut mendorong keterbukaan warga yang ternyata masih menyimpan senjata api.

Baca Juga: Perkuat Unsur Korpasgat, TNI AU Dukung Pemulihan Keamanan dan Konektivitas Bandara Korowai Batu

"Penyerahan senjata ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap keamanan wilayah. Kami mengapresiasi sikap warga yang memilih jalur yang benar demi menjaga ketenteraman bersama,” ujarnya.

Ia menyatakan kegiatan ini tidak hanya mencegah potensi penyalahgunaan senjata api, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Selain itu, langkah tersebut mendukung terciptanya situasi wilayah perbatasan yang aman, tertib dan kondusif melalui pendekatan pembinaan teritorial yang humanis dan berkelanjutan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.