Memenangkan hati rakyat terbukti jauh lebih efektif daripada tindakan represif. Di tapal batas negara, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad berhasil membuktikan bahwa kedekatan emosional mampu meruntuhkan keraguan warga untuk patuh pada hukum.
Selain menjaga kedaulatan negara di perbatasan, personel TNI AD dari satuan Yonarhanud 2 Kostrad melaksanakan kegiatan bimbingan belajar untuk anak-anak di Desa Sunsea, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Selasa (28/4).
Warga di perbatasan RI–RDTL tepatnya di Desa Manusasi, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan secara sukarela senjata api (senpi) bekas perang Timor Timur.
Untuk mendukung lahirnya generasi masa depan yang berwawasan, Satgas di perbatasan Indonesia-Timor Leste, Yonarhanud 2 Kostrad, mengadakan program bimbingan belajar gratis di Desa Nino, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT.