OPM Sebut Tembak Mati Prajurit TNI, Kapendam Cenderawasih: Itu Semua Hoaks

Jakarta, IDM – Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan membantah berita prajurit TNI yang ditembak mati oleh OPM di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.
“Itu semua hoaks yang sengaja disebar oleh gerombolan OPM dan simpatisannya," tegas Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan saat dikonfirmasi, Senin (3/6).
Candra melanjutkan, jika korban penembakan OPM tersebut merupakan warga sipil atas nama Zainul (44).
Baca Juga: Batalyon Infanteri 5 Marinir Gelar Pendaratan Khusus di Pantai Tamban Malang
"Ditembak di bagian kepala saat mengendarai motor pada malam hari, Kamis 30 Mei 2024 di kampung Usir Belakang, Distrik Mulia, Kab. Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," ucap Candra.
Respon ini terkait adanya pemberitaan di media massa dan media sosial yang sengaja disebar oleh OPM dan simpatisannya dengan memuat pernyataan OPM telah tembak mati prajurit TNI di Mulia pada hari Kamis lalu (30/5).
Baca Juga: Beri Perhatian Langsung, Prabowo Sambangi Akmil dan SMA Taruna Nusantara di Magelang
Lebih lanjut Kapendam mengungkapkan bahwa aparat keamanan TNI Polri sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku gerombolan OPM tersebut.
"Hoaks sengaja disebar oleh OPM dan simpatisannya untuk menciptakan keresahan dan ketakutan serta mengganggu kondusifitas kehidupan bermasyarakat," ungkap Candra. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































