Operasi Senyap: Satgas TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport dari OPM

Jakarta, IDM – Satuan Tugas TNI melaksanakan operasi selama dua hari untuk menyelamatkan 18 pekerja PT Freeport Indonesia, Sabtu (10/1).
Para pekerja terjebak selama tiga hari di tengah medan yang sulit karena ancaman kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Pos Tower 270, kawasan Freeport, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah.
Baca Juga: Temui Menhan Bosnia dan Herzegovina, Menhan Sjafrie Bahas Penguatan Indhan hingga Penempatan Athan
Operasi penyelamatan dilaksanakan di tengah medan yang sangat sulit dengan tingkat ancaman tinggi serta keterbatasan waktu.
Siaran pers Pusat Penerangan TNI menulis, pergerakan pasukan TNI dilakukan secara senyap dengan menembus medan ekstrem pegunungan di ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut (MDPL).

“Untuk menjaga keberlangsungan operasi sekaligus memastikan kondisi para pekerja tetap stabil, Satgas TNI juga mengerahkan dukungan udara berupa penyaluran obat-obatan dan logistik menggunakan drone kargo,” kata Panglima Komando Operasi (Koops) Habema Mayjen TNI Lucky Avianto dalam keterangan tertulis, Senin (12/1).
Baca Juga: KSAD Beri Bantuan, dari Tenda hingga Buldoser untuk Bencana Sumatra
Setelah dua hari pelaksanaan operasi, Satgas TNI berhasil menguasai kembali Pos Tower 270 yang merupakan bagian dari objek vital nasional (obvitnas), sekaligus mengevakuasi seluruh pekerja dengan aman dan terkendali.
TNI memastikan operasi tersebut dilakukan secara terencana, terukur, dan profesional sehingga seluruh pekerja yang terjebak dapat diselamatkan tanpa menimbulkan korban. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































