Natal di Lebanon, Jauh dari Keluarga Tapi Dekat dengan Persaudaraan

Jakarta, IDM – Bagi prajurit Satgas Indobatt XXIII-R/UNIFIL yang beragama Kristen Natal 2024 kali ini berbeda. Kasiintel Satgas, Mayor Inf Jimson Andre Siahaan mengatakan kesan yang didapat adalah jauh dari keluarga di medan operasi tapi dapat mempererat persaudaraan dan kekeluargaan dalam menjalankan tugas misi perdamaian di Lebanon.
"Perayaan Natal kali ini berbeda dengan perayaan sebelumnya atau tempat lain, namun ada kesan tersendiri dimana saat ini kita sedang mengemban tugas menjaga perdamaian di Lebanon, walapun kita jauh dari keluarga, diharapkan Natal yang hadir dalam kasih dapat mempererat persaudaraan dan kekeluargaan dalam menjalankan tugas misi perdamaian di Lebanon ini," kata Jimson seperti dikutip keterangan dari Puspen TNI, Jumat, (27/12).
Baca Juga: TNI AL Akan Kembangkan Kemampuan Komunikasi Satelit untuk Peperangan Elektronika
Ia menceritakan perayaan Natal kali ini mereka laksanakan dengan sederhana namun penuh khidmat dan suka cita.
"Dalam pelaksanaan Ibadah Natal tersebut, seluruh personel juga mendoakan agar situasi di Lebanon Selatan dapat segera membaik dan kembali pulih. Perayaan Natal tahun ini yang dilaksanakan dalam cuaca cukup dingin, meski demikian perayaan Natal dapat terlaksana dengan aman dan lancar," jelas Jimson.
Total ada 850 prajurit yang tergabung dalam Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda Indobatt XXIII-R UNIFIL yang bertugas di Lebanon. Para prajurit ini bertugas sejak 9 Maret 2024.
Baca Juga: Kriteria Sosok Pengganti KSAL yang Akan Pensiun, Pengamat Militer Sebut Beberapa Aspek
Dari 850 prajurit itu, mereka terbagi atas 810 prajurit pria dan 40 prajurit wanita (Wan) TNI. Mereka terbagi ke enam kompi, yaitu Kompi Markas Satgas (Masatgas), Kompi Bantuan, dan Kompi D yang bertugas di UNP 7-1 , kemudian Kompi A di UNP 9-63 dan UNP 9-15, Kompi B di UNP 7-3, dan Kompi C di UNP 9-2.
Di Lebanon, mereka tidak hanya memberi pelatihan, tetapi juga menyediakan pengobatan gratis untuk masyarakat di Dier Siriane di luar tugas-tugas rutin mereka di Indobatt UNIFIL. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































