Nama 7 Prajurit Korban Penyerangan KKB Papua yang Dirawat di RSPAD

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjenguk tujuh prajurit TNI AD, korban penyerangan KKB beberapa waktu yang lalu di wilayah Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, yang saat ini dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (26/4).
Ketujuh prajurit tersebut adalah Serka Saefullah, Sertu Haerul Ummin, Serda Ridho, Serda Yahya, Pratu Riswandi, Pratu Ainun dan Pratu Rainaldi.
Baca Juga: Yonif Para Raider 330/TD Punya Lapangan Tembak Baru
KSAD yang didampingi Wakil KSAD Letjen TNI Agus Subiyanto dan beberapa pejabat utama Mabesad, menerima penjelasan dari Kepala RSPAD Gatot Soebroto Letjen TNI dr. A. Budi Sulistya tentang kondisi prajurit tersebut. Menurut dokter saat ini kondisi mereka berangsur membaik, pasca perawatan intensif dari tim dokter militer RSPAD.

Selanjutnya KSAD juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan para prajurit, terkait kronologis kejadian penyerangan.
Baca Juga: Gelar Apel, Pangkostrad Mengecek Ratusan Prajuritnya yang Balik Cuti
"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya lima prajurit TNI AD dalam peristiwa penyerangan tersebut, serta mendoakan para prajurit yang masih dalam perawatan agar dapat segera pulih dan sehat kembali," kata KSAD. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































