Mutasi TNI: Pangdam Hasanuddin Berganti, Jabatan Sesmilpres Terisi

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1334/IX/2025 yang menandai mutasi, rotasi, hingga promosi 286 jabatan perwira tinggi TNI.
Sejumlah jabatan strategis berganti, salah satunya Panglima Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin.
Jabatan Pangdam XIV/Hasanuddin berganti dari Mayjen Windiyatno ke Mayjen Bangun Nawoko yang saat ini menjabat Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad.
Baca Juga: Kopasgat Berubah Nama jadi Korpasgat, Dinaungi Satu Perpres dan Dua Perpang
Selanjutnya, Windiyatno akan mengemban amanah menjadi Wakil Komandan Kodiklat TNI AD (Wadankodiklatad).
Wadankodiklatad yang sekarang, Mayjen Izak Pangemanan, dimutasi sebagai Tenaga Ahli Pengajar Bidang Ekonomi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Jabatan Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) juga terisi setelah kosong beberapa bulan.
Baca Juga: Persiapan ke Italia, Calon Awak KRI Prabu Siliwangi-321 Pelatihan Sebulan
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Wahyu Yudhayana ditunjuk menjadi Sesmilpres.
Kali terakhir, jabatan Sesmilpres diisi Mayjen Kosasih hingga Juli 2025.
Sepeninggal Wahyu, jabatan Kadispenad akan diisi Perwira Bantu VI/Inteltek Staf Intelijen TNI AD Kolonel (Inf) Donny Pramono. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































