HANKAM

Mutasi Strategis TNI Oktober 2025, Kolonel Rico Ditunjuk Jadi Karo Infohan Kementerian Pertahanan

Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait.
Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait. (Foto: Dok. Facebook SMA Taruna Nusantara)

Jakarta, IDM – Mutasi jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali digulirkan sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi.

Pada Oktober 2025, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menandatangani Surat Keputusan Nomor Kep/1334/IX/2025 yang menetapkan mutasi terhadap 286 perwira tinggi dan menengah, mencakup posisi strategis di tiga matra TNI serta kementerian terkait.

Baca Juga: 33 Perwira Muda Lintas Negara Kumpul di Surabaya, TNI AL Gelar Forum Maritim Indo-Pasifik

Salah satu mutasi penting adalah penunjukan Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait sebagai Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) di Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI. Ia menggantikan Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, yang kini menjabat sebagai Direktur Kebijakan Strategi Pertahanan di Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kemenhan.

Rico sebelumnya bertugas sebagai Perwira Menengah di Detasemen Markas Besar Angkatan Darat (Denmabesad) dan pernah menjabat sebagai Komandan Kodim 0507/Bekasi. Ia merupakan alumni SMA Taruna Nusantara, lembaga pendidikan semi-militer yang telah melahirkan banyak pemimpin strategis di TNI dan pemerintahan.

Penunjukan Rico ke posisi Karo Infohan mencerminkan pentingnya penguatan komunikasi strategis dan informasi pertahanan di era digital dan geopolitik yang dinamis. Biro Infohan berperan sebagai simpul komunikasi antara Kemenhan, TNI, dan publik, serta menjadi garda depan dalam membangun narasi pertahanan nasional.

Baca Juga: Wakil Panglima TNI Berangkatkan Prajurit Tiga Matra Berkualifikasi Zeni ke Afrika Tengah

Selain Rico, mutasi juga menyentuh jabatan komunikasi lainnya. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana kini dipercaya sebagai Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres). Posisi Kadispenad digantikan oleh Kolonel Inf Donny Pramono yang sebelumnya menjabat Paban VI/Inteltek Sintelad.

Di jajaran komando teritorial, Mayjen TNI Bangun Nawoko ditunjuk sebagai Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, menggantikan Mayjen TNI Windiyatno. Kodam XIV/Hasanuddin memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.