Mudik Lebaran, TNI AL Kerahkan Puluhan Personel Jaga Pelabuhan Bakauheni

Jakarta, IDM - Sebanyak 21 personel TNI AL dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan objek vital nasional BKO Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Lampung di pelabuhan penyeberangan Bakauheni, Kamis (4/4).
Dikutip dari keterangan Dispenal, Sabtu (6/4), berdasarkan laporan dari personel pengamanan pelabuhan Bakauheni, Letda Laut (S) Sansan Setiana, wilayah yang terpantau ramai lancar antara lain Tollgate Reguler serta Tollgate Exekutif, Terminal penumpang Reguler.
Kemudian, Dermaga 1 Sandar KMP. Safira Nusantara, Dermaga 2, Sandar KMP. Raputra Jaya, Dermaga 3, Sandar KMP. Tribuana, Dermaga 4, Sandar KMP. Mustika kencana, Dermaga 5, Sandar KMP. Salvino, Dermaga 6, Sandar KMP. Amadea, dan Dermaga 7 (Eksekutif) Sandar KMP. Batu Mandi.
Baca Juga: Lanud RSA Natuna Dukung Operasi Penerbangan Mudik Lebaran 2024, Ini Alutsista yang Dikerahkan
Kegiatan yang dilaksanakan di dermaga yaitu pelayanan bongkar muat penumpang dan kapal yang beroperasi berjumlah 35 kapal dengan rincian 4 kapal eksekutif dan 31 kapal reguler.
Terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyampaikan TNI AL selalu siap mengerahkan personelnya untuk pengamanan pelaksanaan Idul Fitri 2024, sesuai perintah Panglima Jenderal Agus Subiyanto.

"Berapapun yang dibutuhkan oleh Polri, kita siapkan untuk pengamanan Idul Fitri 2024 ini," tegas Ali saat pelepasan mudik gratis di dermaga Kolinlamil, Jakarta, Jumat (5/4).
Selain itu, Ali mengatakan TNI AL menggencarkan patroli jelang musim libur lebaran untuk mengantisipasi potensi kegiatan ilegal, khususnya penyelundupan di sejumlah perairan.
Baca Juga: PT PAL Nyatakan Semua Fasilitas Siap untuk Produksi Kapal Selam
"Untuk kondisi lebaran ini tentu kita lebih menyiagakan kapal. Biasanya pada saat kritis ini ada yang mencoba untuk melakukan kegiatan ilegal," kata Ali.
Ia mengatakan, TNI AL menyiagakan kapal-kapal patroli di setiap pangkalan untuk berjaga dari mobilisasi yang berpotensi terdapat kegiatan ilegal. Tak hanya itu, dikerahkan pula sejumlah kapal Search And Rescue (SAR) apabila terjadi kecelakaan di laut.
"Kapal-kapal patroli tetap kita siapkan. Kemudian, kapal-kapal siaga untuk SAR juga selalu tetap ada, apabila terjadi kecelakaan (di laut)," tandasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































