Mudik dengan KRI Banda Aceh: Kowal jadi Pemandu Khusus untuk Anak-anak dan Lansia

Jakarta, IDM – Komandan KRI Banda Aceh-593, Letkol Laut (P) Yanuar Rizky Wijaya mengerahkan puluhan personel Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) menjadi pemandu dalam perjalanan mudik gratis bersama KRI rute Jakarta-Semarang-Surabaya.
Para Kowal ini diinstruksikan menyebar dan fokus kepada anak-anak, ibu-ibu hingga lanjut usia (lansia).
Baca Juga: Nyamannya Mudik Bersama KRI Banda Aceh, Melihat Senja hingga Nobar Film
Berdasarkan pantauan redaksi Indonesia Defense Magazine yang turut mudik bersama, Selasa (17/3), tampak para Kowal intens bergerak dari patroli, memberikan informasi, hingga membagikan makanan jelang berbuka puasa maupun saat sahur.
"Kami mengerahan personel Kowal sebagai pemandu. Pendekatan Kowal cenderung lebih fleksibel dan tidak kaku, sehingga lebih efektif dalam memberikan penyuluhan atau informasi kepada ibu-ibu dan anak-anak," kata Yanuar.

Para Kowal lanjut Yanuar juga ditekankan patroli keliling setiap jam untuk memberikan informasi pelayanan dan fasilitas.
Baca Juga: Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, TNI Lakukan Penyelidikan Internal
"Kami menyiapkan ruang medis dengan prajurit-prajurit yang ahli di bidangnya dan dalam situasi kedaruratan, misalnya urgent, prajurit Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) di jalur perairan Jawa juga disiagakan. Mereka akan bergerak cepat mengatasi bila ada situasi ini," jelas Yanuar.
Untuk diketahui, KRI Banda Aceh-593 adalah kapal angkut militer yang sedang menempuh rute perjalanan Jakarta-Semarang-Surabaya. Kapal ini membawa 1.447 pemudik dan 503 unit sepeda motor. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































