HANKAM

Monumen Rudal Raiper, Perkuat Sejarah Militer Kota Cimahi

Monumen Rudal Raiper Arhanud.
Penampilan Monumen Rudal Raiper Arhanud di Bundaran Jati Cihanjuang. (Foto: Dok. Penpussenarhanud TNI AD)

Jakarta, IDM – Baru-baru ini Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi membangun Monumen Rudal Raiper Arhanud di Bundaran Jati Cihanjuang, Cimahi, Jawa Barat.

Monumen ini terdiri dari beberapa unit rudal Rapier buatan Inggris yang sudah tidak aktif lagi dan dihibahkan secara resmi oleh TNI Angkatan Darat.

Baca Juga: Ikuti Perkembangan Iptek, TNI AU Bahas Revisi Kurikulum Semaba PK dan Semata PK

Dilansir dari keterangan Penpussenarhanud TNI AD, Jumat (23/1), Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan bahwa pemasangan rudal tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat karakter kota sebagai pusat pendidikan dan sejarah militer. Menurutnya, hadirnya ikon militer ini juga menjadi pengingat sejarah serta identitas lokal bagi warga dan generasi muda.

Monumen Rudal Raiper Arhanud.
(Foto: Dok. Penpussenarhanud TNI AD)

“Ini bukan sekadar hiasan, tapi mengingatkan bahwa Cimahi memiliki peran penting dalam dunia pertahanan dan pendidikan militer,” ujar Ngatiyana.

Monumen Rudal Raiper Arhanud.
(Foto: Dok. Penpussenarhanud TNI AD)

Ia memastikan instalasi alutsista ini bukan bertujuan untuk ancaman, melainkan sebagai penanda identitas Kota Cimahi yang lekat dengan sejarah militer.

Baca Juga: Ambil Alih Lahan TNI AU yang Dicaplok Swasta di Lampung, Kemhan Manfaatkan untuk Satuan dan Daerah Latihan

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa penempatan alutsista di Bundaran Jati juga dimaksudkan untuk memperkaya ruang terbuka publik. Dengan ikon baru tersebut, bundaran yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai simpang lalu lintas kini menjadi landmark edukatif dan estetika kota.

Untuk diketahui selain Rudal Rapier, pemerintah kota Cimahi beberapa tahun terakhir sudah menampilkan alutsista lain seperti tank dan kendaraan militer di beberapa taman kota sebagai bagian dari heritage militer Cimahi. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.