Momen Tamtama Remaja Belajar Senjata SPR 3 kaliber 7,62 mm

Jakarta, IDM - Siang itu, Selasa, (24/4) di Lapangan Bratawinata, Jakarta Timur, pemandangan tak biasa terlihat kala Yonif Mekanis 201/Jaya melatih para Tamtama Remajanya mengenal senjata SPR 3 kaliber 7,62 mm.
Danton III/C Yonif Mekanis 201/Jaya Yudha Letda Inf Havizh Azzam mengatakan para Tamtama ini harus mengenal karakteristik senjata ini untuk kelanjutan ke depannya.
Baca Juga: Kerahkan Pasukan Elit, Satbravo-90 Kopasgat Kawal Misi Evakuasi WNI dari Sudan
"Kegiatan diawali dengan pengenalan karakteristik senjata dilanjutkan dengan menjelaskan tugas penembak, macam jenis sasaran dan penembakan, aba-aba penembakan, pemeliharaan senjata sebelum, selama ataupun sesudah menembak," katanya.

Sebelumnya, selain menembak para Tamtama ini juga dikenalkan naluri tempur berupa pengetahuan materi patroli.
Baca Juga: KRI Bongsang-873 Amankan Kapal Kargo Inggris yang Kandas di Raja Ampat
Pemberi materi Letda Inf Havizh Azzam mengatakan mereka harus tahu tugas masing-masing perorangan, kepala kelompok maupun komandan regu saat melaksanakan patroli.
"Latihan ini agar mereka (Tamtama Remaja) mampu memahami fungsi dan tugas pokok saat patroli sampai dengan penyelesaian sasaran, baik secara individu maupun kerja sama dengan kelompok," katanya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































