Momen Natal, 8 Anggota OPM Kembali ke NKRI

Jakarta, IDM – Momen Hari Raya Natal 2024, delapan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyatakan kembali ke NKRI. Mereka dari OPM Kodap IV/Sorong Raya beserta keluarga mereka.
Dilansir keterangan Divif 2 Kostard, Jumat, (27/12) penyerahan ini terjadi pada tanggal 23/12/2024 yang dilakukan Satgas Yonif 501/BY. Langkah ini menjadi pencapaian besar setelah sebelumnya menerima penyerahan diri tiga simpatisan OPM pada 15 Desember 2024.
Baca Juga: Prajurit Lanal Tegal Bantu Memadamkan Kebakaran 15 Kapal Nelayan
Pendalaman terhadap kedelapan orang tersebut mengungkapkan bahwa mereka adalah bagian inti dari kelompok OPM Kodap IV/Sorong Raya. Penyerahan diri ini juga disertai oleh istri dan anak-anak mereka, yang mempertegas bahwa kelompok ini telah mengambil langkah pasti untuk kembali ke pangkuan NKRI.

"Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai operasi yang dilakukan oleh Satgas Yonif 501/BY di wilayah penugasannya, khususnya di Aifat Selatan, tepatnya Fuog Komplek. Operasi ini berdampak besar, dimulai dari penyerahan diri tiga simpatisan OPM pada 15 Desember lalu. Kejadian tersebut mendapat respons positif dari aparat pemerintahan, TNI, Polri, hingga masyarakat di wilayah Maybrat," tulis keterangan Penerangan Divif 2 Kostrad.
Baca Juga: Bakamla Indonesia – Jepang Bahas Rencana Kunjungan Kapal ke Jakarta
Tiga simpatisan yang lebih dahulu menyerah bahkan ikut berperan dalam keberhasilan ini. Mereka menjalin komunikasi dengan rekan-rekannya yang masih bertahan di hutan, menyampaikan bahwa Satgas Yonif 501/BY memiliki pendekatan yang merakyat serta fokus pada perdamaian dan pembangunan Papua. Hal ini memengaruhi delapan anggota OPM Kodap IV/Sorong Raya untuk menyerah dan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































