Momen Haru Mayjen TNI Untung Budiharto Pamit dari Kodam Jaya

Jakarta, IDM - Momen haru tergambar saat Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto menggelar apel bersama Prajurit dan PNS Kodam Jaya secara langsung dan melalui Vidcon guna di lapangan tenis Jasdam, Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (15/3) kemarin.
Saat itu dihadapkan seluruh personel dan keluarga Kodam Jaya dan jajarannya termasuk ibu-ibu Persit, Untung berpamitan karena akan mengakhiri dinasnya di Kodam Jaya.
"Mungkin saya bukan orang baik di bandingkan dengan senior-senior saya, saya tidak ada apa apanya tetapi yakinlah kalian, saya hanya bisa berdoa semoga kalian bisa lebih sukses, sekali lagi saya mengucapkan permohonan maaf kepada personel dan keluarga apabila tidak bisa membantu secara maksimal. Orang yang bahagia adalah orang yang pandai bersyukur, bersyukur adalah kunci untuk bahagia," kata Untung.

Pangdam Jaya pun mengucapkan terima kasih dan mengharapkan kepada seluruh personel Kodam Jaya untuk selalu bersyukur selama berdinas karena selalu diberikan keamanan dan kedamaian dalam menjalankan tugas-tugas dengan penuh dedikasi dan semangat.
Baca Juga: Kunker ke Kupang, KSAU Pastikan TNI AU Akan Dilengkapi Radar Baru
Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto akan digantikan Mayjen TNI Mohamad Hasan. Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/267/III/2023. Mayjen TNI Untung Budiharto yang akan memasuki pensiun. (rr)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































