Modernisasi Alutsista, TNI AU Tuntaskan Program Falcon STAR e-MLU untuk 10 Pesawat F-16

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) berhasil menuntaskan modernisasi sepuluh pesawat tempur F-16 Skadron Udara 3 yang dikenal dengan program Falcon STAR (Structural Augmentation Rodmap) dan eMLU (Enhanced Mid-Life Update).
Rampungnya program tersebut ditandai dengan penyerahan pesawat terakhir hasil modernisasi, F-16 AM TS-1608, oleh Komandan Grup 3 Tempur Marsma TNI David Yohan di hanggar Skadron Teknik 042 (Skatek 042), Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Senin (2/3).
Pengerjaan modernisasi pesawat F-16 tersebut dilaksanakan oleh jajaran teknisi Skatek 042 yang berada di bawah Depo Pemeliharaan (Depohar) 80.
Baca Juga: Pusat Siber TNI AD Minta Warga Waspadai Pesanan Fiktif
“Dengan diserahkannya pesawat terakhir F16 AM TS-1608 ini menjadi babak penutup program Falcon STAR-eMLU,” demikian keterangan Penerangan Skadron Teknik 042 melalui unggahan Instagram @skadronteknik042, Rabu (4/3).

Keberhasilan jajaran Skatek 042 dalam menyelesaikan program ini sekaligus menunjukkan kapasitas internal TNI AU dalam melaksanakan pekerjaan tingkat berat dan kompleks pada pesawat tempur secara profesional serta sesuai standar.
Secara umum, program Falcon STAR e-MLU telah dijalankan oleh TNI Angkatan Udara sejak 2017 dengan target modernisasi 10 unit pesawat F-16.
Baca Juga: Puluhan Satuan TNI AD Dapat Randis Baru, 11 Kendaraan untuk Danyonif
Dari sisi operasional, program ini dapat meningkatkan usia pakai (service life), memperbaharui sistem avionik, serta memperkuat kapabilitas sistem persenjataan secara signfikan.
Tidak hanya meningkatkan performa pesawat, program yang sama juga berkontribusi besar terhadap penguatan sumber daya manusia (SDM) TNI AU, khususnya kemampuan teknisi TNI AU untuk melakukan pemeliharaan tingkat berat hingga setara dengan tingkat pabrikan (factory level). (yas)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































