MNEK 2023: 15 Kapal Perang Asing Sandar di Makassar

Makassar, IDM - 15 kapal perang sejumlah negara sahabat yang bakal mengikuti kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023, telah sandar di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (5/6).
Cina mengirimkan kapal perusak rudal Zhangjian dan fregat Xuchang, dua kapal korvet Gromky dan Sovershenyi serta satu kapal tank Pechenga dari Rusia, kapal patroli Italia ITS Morosini hingga fregat kelas Anzac HMAS Toowoomba milik Australia.
Baca Juga: Terima Kunjungan Wakil PM/Menhan Qatar, Prabowo Apresiasi Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Qatar
Kemudian, RSS Sovereign dan RSS Steadfast dari Singapura, BRP Andreas Bonifacio dari Filipina, INS Saputra dari India, PNS Tippu Sultan dari Pakistan, V-20 dari Vietnam, dua KD Kelantan dari Malaysia.
Sementara itu, kapal perang TNI AL yang tengah sandar terdiri dari KRI dr Soeharso-990, KRI Makassar-590, KRI Surabaya-591, KRI Sultan Hasanuddin-591, KRI Bung Karno-369, dan KRI Badik-623.
Baca Juga: 36 Negara Hadiri MNEK 2023 di Makassar
Lalu, KRI yang lego jangkar meliputi KRI Tarakan-905, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Gulamah-869, KRI Kapak-625, KRI Panah-626, KRI Tombak-629, KRI Bawal-875, KRI Sempari-628, KRI Pari-849, KRI Bung Tomo-357, dan KRI RE Martadinata-331. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































