HANKAM

Mitigasi Bencana, Pushidrosal dan AL Prancis Survei Dasar Laut Sabang

Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat di Mabesal, Cilangkap, Jakarta. (Dok. Dispenal)
Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat di Mabesal, Cilangkap, Jakarta. (Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) bersama kapal survei Angkatan Laut Prancis Beautemps Beaupre menggelar survei bersama untuk mitigasi bencana.

Dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (11/7), survei bersama tersebut dilakukan di Perairan Sabang, Aceh, tepatnya di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Baca juga: Usai Pemberontakan Wagner, Jenderal Tertinggi Rusia Muncul Perdana di Hadapan Publik

"Tidak menutup kemungkinan di dalam laut itu ada bentukan patah-patahan baru, gunung-gunung baru atau mungkin obstacle lain yang memungkinkan kita harus perhatikan," kata Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat, di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, pekan lalu.

Pushidrosal mengerahkan KRI Spica-934 ke Perairan Sabang untuk melaksanakan survei dasar laut wilayah RI sedangkan Prancis dengan Beautemps Beaupre, mengambil data di luar ZEE Indonesia.

"Nantinya, data-data yang diperoleh dari kerja sama tersebut akan disampaikan dalam forum dunia," jelas Nurhidayat.

Selain dengan Prancis, pada September 2023 Pushidrosal juga akan melaksanakan kerja sama survei dengan Australia di perairan ZEE Indonesia bagian Selatan.

Baca juga: Panglima TNI Sebut Pesawat Militer Sejumlah Negara Langgar Wilayah Udara Indonesia

Terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan data hidrografi yang berkualitas memegang peranan penting untuk memastikan keberhasilan berbagai operasi angkatan laut.

"Informasi hidrografi yang akurat dan mutakhir sangat penting untuk menjamin keamanan dan efisiensi aktivitas maritim di wilayah lautan kita yang luas," kata Ali. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.