HANKAM

Mesin Pengolah Sampah Inovasi Pangdam III/Siliwangi Kini Digunakan Para Pelaku Usaha

mesin pengolah sampah
Mesin pengolah sampah inovasi Kodam III/Siliwangi saat diluncurkan Kamis, 5 Januari 2023. (Foto: Dok. Pemprov Jawa Barat)

Jakarta, IDM – Mesin pengolahan sampah hasil inovasi Kodam III/Siliwangi yang diluncurkan bulan Januari 2023 lalu kini sudah digunakan para pelaku usaha.

Direktur Operasional Amerta Cakra Lestari Surya Suhendy, salah satu pengusaha yang menggunakan inovasi ini mengatakan, keunggulan dari mesin ini yaitu menggunakan desinfektan yang dapat dinetralisir sehingga tidak mencemari lingkungan.

"Desinfektan ini dapat membunuh bakteri, fungi, virus serta dapat menetralisir air pencucian yang walaupun diisi ikan tetap hidup seperti biasa," kata Surya.

Baca Juga: Jelang HUT ke-77 TNI AU, KSAU Pimpin Ziarah di TMPN Kalibata

Untuk spesifikasi mesin ini lanjut Surya terdiri dari 1 unit mesin rajang basah; 1 unit bak rendam plastik sebelum dicuci; 1 set mesin cuci plastik hak cipta; 1 unit spinner ; dan 1 unit mesin pengering.

mesin pengolah sampah
(Foto: Dok. Pemprov Jawa Barat)

"Plastik hasil cucian digunakan sebagai bahan bijih plastik dengan kapasitas pencucian 500 kg per jam. Sesudah itu masuk ke mesin pencacah. Kapasitas 1 unit mesin pencacah mampu mengolah sampah 1.5 ton per jam dan selanjutnya masuk ke mesin pencetak briket digunakan untuk mencetak sampah yang telah dicacah/dipotong dengan sistem press sehingga bisa digunakan untuk menjadi bahan bakar baru," kata Surya.

Ia menjelaskan selama berada di mesin pencacah, hasil olahan akan ditambah aditif dan perekat dari singkong selanjutnya baru dicetak menjadi briket.

Baca Juga: Etape Pertama Kartika Jala Krida KRI Bima Suci di Batam

"Di mesin briket, bahan bakar yang digunakan adalah co-firing (pendamping) batubara. Bahan bakar ini setelah digunakan tidak meninggalkan residu yang berbahaya. Panas yang dihasilkan dari pembakaran briket dapat mencapai suhu 900 derajat celcius," jelas Surya.

Mewakili pengusaha, Surya mengapresiasi inovasi ini dan berharap Pangdam III/Slw terus melakukan inovasi-inovasi terutama terkait teknologi terapan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pangdam III/Slw atas inovasi mesin pengolah sampah sehingga dengan kehadiran mesin ini, selain meningkatkan usaha saya dalam mengelola limbah plastik maupun limbah lainnya juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru sehingga perekonomian masyarakat meningkat," kata dia. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.