Merapat ke Mabesal Cilangkap, Bos AL Singapura Temui Wakasal

Jakarta, IDM – Kolaborasi pertahanan maritim antara Indonesia dan Singapura terus diperkokoh. Dua angkatan laut negara bertetangga ini berkomitmen meningkatkan komunikasi serta kerja sama taktis melalui rencana pelaksanaan operasi dan latihan bersama di laut.
Langkah strategis tersebut menjadi agenda utama saat Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksdya Edwin menerima kunjungan kehormatan dari Kepala Staf Angkatan Laut Singapura Laksda Lim Kian Hua Augustine di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (20/5).
Baca Juga: Bahas Selat Malaka, KSAL Singapura Ungkap Alasan TNI AL jadi Mitra Istimewa
Pertemuan bilateral ini sekaligus melanjutkan safari diplomasi Lim di Jakarta. Sehari sebelumnya, pimpinan militer Singapura itu sempat menyambangi Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) di Cipulir untuk memberikan kuliah umum mengenai pentingnya sinergi kedua negara dalam mengawal Selat Malaka serta Selat Singapura sebagai jalur pelayaran tersibuk di dunia.
Pererat Komunikasi dan Kerja Sama Maritim
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul, menjelaskan pertemuan di Mabesal ini bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan kerja sama pertahanan maritim antara Indonesia dan Singapura.
"Dalam kegiatan tersebut, Wakasal bersama Chief of Staff-Naval Staff Republic of Singapore Navy (RSN) membahas berbagai hal yang menjadi bagian dari upaya untuk membangun hubungan persahabatan, komunikasi, dan kerja sama yang semakin erat antara TNI AL dan RSN," ujar Tunggul, dikutip dari keterangan Dispenal.
Baca Juga: Tiga Kapal Perang Pakistan Termasuk Kapal Selam Hangor Tiba di Jakarta, Ada Apa?
Tunggul menambahkan, dialog yang berjalan hangat dan penuh keakraban ini merupakan wujud nyata komitmen kedua angkatan laut dalam menjaga hubungan kerja sama yang harmonis dan berkelanjutan.
"Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura, khususnya di bidang pertahanan maritim, baik dalam pelaksanaan operasi maupun latihan bersama untuk mendukung stabilitas keamanan kawasan," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































