HANKAM

Menko Polhukam Minta TNI Kerahkan Babinsa Berantas Rekening Judi Online di Masyarakat

Menteri Koordinator Bidang Polhukam Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto
Menteri Koordinator Bidang Polhukam Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto. (Foto: Dok. Kemenko Polhukam)

Jakarta, IDM – Menteri Koordinator Bidang Polhukam Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto meminta TNI mengerahkan Babinsa untuk memberantas penyebaran jual beli rekening judi online (judol) di masyarakat.

Menurut Hadi, modusnya yaitu pelaku datang ke kampung-kampung, ke desa desa untuk merayu warga membuka rekening online.

Baca Juga: Pangkostrad Perintahkan Dansat Periksa dan Tindak Tegas Prajurit yang Terlibat Judol

"Setelah datang mereka akan mendekati korban, ngobrol dengan korban dan setelah itu dilakukan penahapan berikutnya adalah membukakan rekening secara online apalagi memilih KTP dan sebagainya secara online," kata Hadi di gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu, (19/6).

Lanjutnya Hadi, setelah rekening jadi, rekening tersebut diserahkan oleh pelaku kepada pengepul, bisa juga ratusan rekening. Oleh pengepul dijual ke bandar bandar tadi rekeningnya, dan oleh bandar digunakan untuk transaksi judi online.

"Oleh sebab itu, saya minta kepada wakabareskrim termasuk wakapuspom TNI agar membantu untuk memberantas jual beli rekening tersebut dengan mengerahkan para Babinsa dan Bhabinkamtibmas," kata Hadi.

Baca Juga: Selama Sepekan, KRI Soeharso Dukung Latihan Pelayaran Wira Jala Yudha 2024

Karena hal ini lanjut Hadi, ia pun sudah memintanya saya juga minta kepada Wadanpuspom TNI dilaporkan kepada Panglima TNI agar segera dibuatkan radiogram termasuk Wakabreskrik dibuatkan radiogram agar Babinsa Bhabinkamtibmas di seluruh Indonesia itu melaksanakan tugas yang saya sampaikan tadi.

"Adalah melindungi masyarakat dengan cara, siapa pelakunya itu segera ditangkap dan dilaporkan ke kepolisian. Khususnya untuk jual beli rekening," kata Hadi. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.