TEKNOLOGI

Menilik Sejarah dan Spesifikasi Grob G-120TP-A, Pesawat Latih Dasar Bagi Calon Penerbang TNI AU

Pesawat Grob G-120TP-A
Pesawat Grob G-120TP-A yang merupakan pesawat latih dasar milik TNI AU dan ditempatkan di Skadron Pendidikan (Skadik) 101 Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta. (IDM/Yuli Ari)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) memilki pesawat latih dasar jenis Grob G-120TP-A yang diperuntukkan bagi para calon penerbang dan ditempatkan di Skadron Pendidikan (Skadik) 101 Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta.

Menilik sejarahnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI tercatat memesan 18 unit pesawat Grob G-120TP-A dari perusahaan Jerman, Grob Aircraft pada tahun 2011. Tujuannya, untuk menggantikan dua jenis pesawat latih TNI AU lainnya yang sudah uzur, yakni pesawat Latih Mula (LM) FFA AS-202 Bravo buatan Swiss dan pesawat Latih Dasar (LD) Beechcraft T-34C Charlie buatan AS. Kedua jenis pesawat latih tersebut sebelumnya telah mengabdi selama kurun waktu 30 tahun untuk mencetak para penerbang andal TNI AU.

Pesawat Grob tiba di Indonesia secara bertahap. Sepuluh unit pertama dilaporkan datang di tahun 2013. Selanjutnya disusul dengan delapan unit pesawat lainnya pada tahun 2014 dan kloter kedatangan terakhir dilakukan pada tahun 2015 dengan enam unit pesawat.

Baca Juga: Mengenal Brigade Komposit, Pasukan Perdamaian Indonesia yang Siap Dikirim ke Palestina

Pesawat G-120TP-A memiliki performa yang tinggi dan kemampuan Full Virtual Tactical Training yang dikombinasikan dengan kecepatan tinggi. Selain itu, Grob G-120TP-A menjadi pesawat latih dasar yang mengadopsi avionik kombinasi analog dan digital. Hal-hal itu yang kemudian membuat Grob G-120TP-A menjadi bagian dari sebagai sistem pelatihan terbang terpadu yang terbaik secara keseluruhan.

Pesawat Grob G-120TP-A
Siswa penerbang di Skadik 101 Lanud Adi Sutjipto bersiap untuk melakukan latihan penerbangan dengan pesawat Grob G-120TP-A. (IDM/Yuli Ari)

Keunggulan lainnya dari pesawat ini adalah tempat duduk pesawat yang berdampingan (side by side). Hal tersebut menjadi keuntungan tersendiri yang membuat instruktur penerbang dapat lebih mudah melakukan monitor terhadap penampilan siswa penerbang yang berada di kokpit. Di sisi siswa penerbang, dengan tempat duduk yang berdampingan mampu mempermudah mereka dalam menerima instruksi serta mengikuti tindakan dan gerakan yang dilakukan oleh instruktur penerbang.

Pesawat Grob G-120 TP-A diklaim sebagai pesawat latih dasar yang sempurna untuk penerbangan masa depan. Pasalnya, jenis pesawat yang sama juga sudah diakui dunia dengan kemampuan full aerobatic dan military training.

Baca Juga: PBB: Kekerasan terhadap Anak-anak dalam Konflik Melonjak pada 2023

Sementara itu, dari sisi mesin, pesawat ini dilengkapi mesin turboprop Rolls Royce tipe 250-B17 dengan lima bilah baling-baling buatan MT-Propeller yang terbuat dari bahan komposit dan baja tahan karat.

Pesawat ini juga menggunakan bubble canopy model geser yang bisa dibuka dari dalam maupun dari luar pada saat kondisi darurat. Dengan konstruksi pesawat keseluruhan yang terbuat dari carbonfibre juga membuat pesawat ini menjadi ringan, kuat dan anti korosi. (Dari berbagai sumber/Yuli Ari)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.