HANKAM

Menhan Tinjau Yonif TP 930 Toda Tebi, Pasukan TNI AD Pertama di Kabupaten Sumba Tengah

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau markas Yonif TP 930 Toda Tebi di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Dok. Tim Media Menhan SS)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengecek langsung kesiapan operasional dan kondisi prajurit Yonif Teritorial Pembangunan 930/Toda Tebi (TT) di Katikutama, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, Jumat (16/10).

Sjafrie memberikan apresiasi terhadap kesiapsiagaan dan semangat para prajurit muda yang mencatatkan sejarah sebagai pasukan TNI AD pertama yang ditempatkan secara permanen di Kabupaten Sumba Tengah.

Baca Juga: Kemenko Polkam Siapkan Sistem Rujukan Terpadu TPPO, Prioritaskan Perlindungan Korban

“Kunjungan ini adalah bentuk penghormatan dan dukungan negara kepada kalian, prajurit-prajurit muda yang mendapat kehormatan bertugas pertama kali di Sumba Tengah,” kata Sjafrie.

Ia berpesan agar setiap tugas dilakukan dengan sungguh-sungguh sebagai bukti pengabdian kepada rakyat dalam menjaga kedaulatan negara.

“Pangkalan dan tempat pengabdian ini diberikan oleh rakyat melalui negara,” tegas Sjafrie.

Sebagai prajurit TNI, Sjafrie menekankan bahwa identitas dasar dan jiwa korsa prajurit merupakan perekat di wilayah kepulauan. Untuk itu, semua menyatu sebagai bangsa Indonesia tanpa memandang suku.

“Kalian adalah prajurit Bhinneka Tunggal Ika. Pegang teguh slogan batalion ‘Setia, Tangguh, Wibawa’. Jangan hanya diucapkan, tapi buktikan dengan keandalan menembak, beladiri, patroli, serta kesiapan menjalankan fungsi teritorial pembangunan,” pesan Sjafrie.

Baca Juga: Setelah Tujuh Bulan, TNI Rebut Kembali Dua Senjata Yonif 9 Marinir yang Diambil OPM

Dalam menjalankan tugas, kata Sjafire, Yonif TP dibekali peralatan modern agar mampu membantu kesulitan warga Sumba Tengah dan mendukung program pembangunan pemerintah daerah.

“Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI. Jaga disiplin, patuhi komando pimpinan, dan buat masyarakat di sekelilingmu merasa aman serta nyaman atas kehadiran batalion ini,” kata Menhan Sjafrie.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.