HANKAM

Menhan Sjafrie Kunjungi Rindam XIV Hasanuddin, Tinjau Kondisi Satuan

Menhan Sjafrie
Menhan Sjafrie berinteraksi dengan seorang siswa Dikmaba di Rindam XIV/Hasanuddin, Sulawesi Selatan, Selasa (9/12). (Foto: Dok. Tim Media Menhan SS)

Jakarta, IDM – Usai memberikan kuliah umum di Universitas Hasanuddin, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Rindam XIV/Hasanuddin di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (9/12).

Menhan Sjafrie, dalam pertemuan tersebut, memimpin rapat koordinasi dan menerima laporan situasi terkini satuan di Rindam termasuk pelaksanaan dan rencana program pendidikan, kondisi personel, kebutuhan logistik, serta fasilitas pendukung pendidikan militer.

Baca Juga: Aceh Tengah Masih Terisolir, TNI Buka Pendaratan Pesawat di Rembele Perpendek Jalur Distribusi Bantuan

Untuk itu, digelarnya rapat koordinasi tersebut adalah sebagai informasi lengkap soal kesiapan Rindam sebagai pusat pendidikan dan pelatihan prajurit TNI AD.

Menhan Sjafrie menekankan pentingnya dukungan sarana yang memadai agar proses pendidikan dapat berjalan maksimal sesuai dengan tugas pertahanan negara yang semakin dinamis.

Selain rapat koordinasi, Menhan Sjafrie juga meninjau pangkalan dan sejumlah fasilitas pendidikan. Ia, secara langsung, melihat progres pembangunan lapangan tembak serta meninjau proses belajar mengajar para siswa di lingkungan Rindam.

Baca Juga: Dorong Distribusi Logistik di Sumatra, TNI: Prajurit Jalan Kaki untuk Jangkau Daerah-daerah Terisolir

Dilansir dari laman Kemhan, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh fasilitas pendidikan berada dalam kondisi layak dan mendukung pembentukan prajurit yang profesional, disiplin, dan berkarakter.

Pada kesempatan tersebut, Menhan juga berinteraksi dengan para siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikamaba) sekaligus memberikan motivasi dan semangat agar terus menjaga kedisiplinan, loyalitas, belajar dengan sungguh-sungguh. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.