HANKAM

Menhan Sjafrie Kenang Sosok Ryamizard: Dia tidak Suka Tindakan-tindakan Ilegal

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selepas pemakaman Ryamizard Ryacudu. (IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengenang Ryamizard Ryacudu sebagai sosok yang bisa menjadi teladan bagi para prajurit TNI.

Sjafrie menyebut teman seangkatannya di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) itu sebagai prajurit yang tidak menuntut balas jasa.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Pimpin Upacara Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu di TMP Kalibata

“Dia prajurit sejak pangkat muda sampai dengan tua terus di lapangan. Dia menjadi teladan bagi prajuritnya dan dia juga tidak suka kepada semua tindakan-tindakan yang ilegal. Jadi ini adalah contoh bagi prajurit TNI Angkatan Darat dan prajurit TNI bahwa keteladanan harus menjadi contoh bagi kita,” ujar Sjafrie selepas pemakaman almarhum Ryamizard di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/6).

Sjafrie yang jebolan Akabri 1974, mengaku bahwa ia terus bersama-sama dengan menteri pertahanan periode 2014-2019 itu sejak muda. Menurut Sjafrie, sosok Ryamizard konsisten dalam hal dedikasi dan pengabdian kepada negara.

“Jadi negara perlu menyampaikan penghormatan kepada almarhum, kepada seorang prajurit teladan dan bisa menjadi teladan seluruh anggota TNI,” ucap Sjafrie.

Sjafrie juga mengingat perkataan Ryamizard bahwa keberhasilan tugas dalam operasi merupakan keberhasilan prajurit, bukan komandan.

“Kalau berhasil dalam melaksanakan tugas itu yang berhasil prajurit, bukan yang berhasil komandan. Tapi kalau tidak berhasil, komandan tanggung jawab. Kalau (operasi) berhasil, (komandan) tanggung jawab untuk menunjang keberhasilan (prajurit),” tutur Sjafrie.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan di Situbondo, TNI AL Proses Hukum Prajurit Kelasi Satu

Adapun Ryamizard meninggal dunia di ruang perawatan intensif khusus (CICU) Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu (31/5), pada pukul 14.03 WIB. Mantan Kepala Staf TNI AD (KSAD) dan Panglima Kostrad (Pangkostrad) itu meninggal pada usia 76 tahun.

Selama berkarier di TNI, Ryamizard juga pernah menjabat Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya dan Pangdam Jaya. Ia juga menginisiasi pembentukan Pleton Intai Tempur (Tontaipur) Kostrad.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.