HANKAM

Menhan Sjafrie Hadiri Pertemuan Tiga Pihak dengan Australia dan Papua Nugini

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) dalam acara Indonesia-Australia-PNG Ministers’ Trilateral Meeting di Port Moresby, Papua Nugini, Rabu (3/12). (Foto: Dok. Tim Media Menhan SS)

Jakarta, IDM – Pertemuan trilateral antara Indonesia, Australia dan Papua Nugini memiliki arti strategis dalam memperkuat kerja sama pertahanan.

Penekanan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, saat bertolak ke Papua Nugini, Rabu (3/12) untuk menghadiri Indonesia-Australia-PNG Ministers’ Trilateral Meeting.

Menhan Sjafrie mengatakan, hubungan baik antarnegara tetangga harus terus dijaga melalui dialog dan pertemuan yang intens.

Baca Juga: Ramai-ramai TNI-Warga Kibarkan Merah Putih, Potret Nasionalisme di Tanah Papua

“Semakin sering kita saling mengunjungi, semakin kuat rasa kekeluargaan di antara kita,” ujar Menhan Sjafrie dikutip dari akun Instagramnya, Kamis (4/12).

Melalui pertemuan trilateral ini, Menhan Sjafrie optimis dapat meningkatkan dan mengembangkan kerja sama antara Indonesia, Australia, dan Papua Nugini

Pertemuan Trilateral Menteri Pertahanan pertama ini diyakini Menhan Sjafrie akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat dialog pertahanan, meningkatkan kerja sama praktis, serta memberikan kontribusi nyata bagi keamanan kawasan.

Baca Juga: KRI Sutedi Senoputra Datang ke Lhokseumawe, Bawa Logistik Jumbo dan 32 Warga yang Dievakuasi dari Belawan

“Semoga pembahasan kita hari ini membuka jalan bagi keterlibatan yang lebih erat dan terbangunnya kepercayaan strategis untuk kebaikan negara-negara kita dan kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas,” ungkap Menhan Sjafrie.

Menhan Sjafrie hadir didampingi sejumlah delegasi utama, termasuk Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini, Wakil Panglima TNI, bersama jajaran pejabat Kemhan.

Ia juga mengapresiasi atas undangan Menteri Pertahanan Papua Nugini, Billy Joseph, serta Wakil Perdana Menteri yang juga Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, atas tergelarnya pertemuan trilateral tersebut. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.