Menhan Sjafrie akan Pimpin Upacara Pemakaman Juwono Sudarsono di TMP Kalibata

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin akan memimpin upacara pemakaman menteri pertahanan periode 2004-2009, Juwono Sudarsono. Rencananya, Juwono akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (29/3).
Baca Juga: Menteri Pertahanan Periode 2004-2009 Juwono Sudarsono Meninggal Dunia
“Prosesi pemakaman almarhum Bapak Juwono Sudarsono di TMP Kalibata dipimpin oleh Bapak Menhan,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait dalam keterangannya, Sabtu (28/3).
Prosesi pelepasan jenazah akan dipimpin Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto di Lapangan Bela Negara Kemhan RI, Jakarta Pusat, Minggu.
“Perkiraan pukul 07.30 WIB persiapan menerima jenazah untuk disemayamkan di ruang hening Kemhan,” tutur Rico.
Baca Juga: 47 Pati TNI AD Naik Pangkat, Ada 2 Letjen hingga 32 Brigjen
Juwono meninggal dunia pada Sabtu (28/3). Juwono dilaporkan mengembuskan napas terakhir di RSPI Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada pukul 13.45 WIB.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































