Menhan Prabowo Hadiri Sertijab Panglima TNI

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto menghadiri upacara serah terima jabatan (sertijab) Panglima TNI dari Jenderal TNI Andika Perkasa kepada Laksamana TNI Yudo Margono di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (20/12).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo hadir mengenakan jas abu-abu dan kopiah hitam. Ia duduk bersama sejumlah tokoh, diantaranya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Mahfud MD, Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar dan Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid.
Agenda sertijab dilakukan tepat sehari setelah Laksamana Yudo dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (19/12). Dalam pelantikan tersebut, Prabowo hadir sebagai saksi penandatanganan berita acara Pengangkatan dan Pelantikan TNI.

Serah terima jabatan nomor satu di tubuh TNI itu ditandai dengan penyerahan Panji TNI Tri Dharma Eka Karma dan penandatanganan naskah serah terima jabatan. Yudo menyebut mandat yang kini ada di punggungnya merupakan tanggung jawab besar untuk mewujudkan TNI yang kuat.
Baca: Sertijab Panglima TNI, Laksamana Yudo Resmi Gantikan Jenderal Andika
"Tentunya dengan tanggung jawab yang besar tersebut, kita harus lebih konsentrasi lagi, lebih berkoordinasi lagi, lebih solid lagi, untuk mewujudkan TNI yang kuat sehingga rakyat bermartabat," ungkap Yudo. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































