Menhan Prabowo Bahas Transfer Teknologi Pertahanan dengan Jepang

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi membahas kerja sama pertahanan, khususnya mengenai transfer teknologi.
Hal tersebut dibahas oleh keduanya saat Prabowo menerima kunjungan kehormatan Yasushi di kantor Kemhan RI, Jakarta, Rabu (13/3) kemarin.
Baca Juga: Lanud SMH Palembang Terima Bantuan Kendaraan Operasional dari Kemhan
Menurut Prabowo, Jepang telah lama menjadi mitra dan sahabat Indonesia, terutama dalam bidang pertahanan.
"Saya menganggap pertemuan ini sebagai bukti hubungan kerja sama yang kuat antara kedua negara," ujarnya, dikutip dari keterangan Humas Kemhan, Kamis (14/3).
Prabowo menyampaikan komitmen Indonesia untuk memperkuat dan memajukan kerja sama pertahanan dengan Jepang, khususnya transfer teknologi pada industri pertahanan.
Baca Juga: 502 Siswa Pendidikan Komando Marinir Jalani Lintas Medan Sejauh 350 Km
Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap pertukaran personel pendidikan dan program pelatihan militer gabungan.
Inisiatif-inisiatif tersebut, menurut Kemhan RI, tidak hanya meningkatkan saling pengertian, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan kemitraan kedua negara. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































