HANKAM

Menhan, Ka BIN, dan Panglima TNI Rapat bersama Badan Industri Mineral, Bahas Pengamanan Objek Strategis

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto beserta jajaran Badan Industri Mineral menggelar rapat membahas pengamanan objek strategis nasional. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Badan Industri Mineral (BIM) menggelar rapat di Kantor BP BUMN, Jakarta Pusat, Selasa (12/5).

Kepala Badan Intelijen Negara (Ka BIN) Muhammad Herindra dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut hadir dalam rapat yang dipimpin Menhan Sjafrie dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto tersebut.

Baca Juga: Teka-teki Nama Calon Kapal Induk TNI AL, Benarkah akan Dinamai KRI Gajah Mada?

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pertahanan negara dengan pengelolaan sumber daya strategis nasional.

Dalam keterangan tertulisnya, Sjafrie mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi mineral yang harus dikelola secara aman, tertib, dan berorientasi pada kepentingan nasional.

“Dalam konteks ini, pertahanan negara memiliki peran penting untuk mendukung stabilitas wilayah, pengamanan objek strategis, serta memastikan proses eksplorasi dan pengelolaan berjalan sesuai tata kelola yang baik,” kata Sjafrie dalam keterangannya, dikutip Kamis (14/5).

Baca Juga: TNI AL Siapkan Konsep ‘Air Wing Mobile’, Kekuatan Udara Kini Bisa Diproyeksikan ke Mana Saja

Sjafrie hadir selaku Ketua Dewan Pengarah BIM. Sementara Brian Yuliarto sebagai Kepala BIM.

Selepas rapat, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tri Winarno mengatakan bahwa pertemuan tersebut membahas pengembangan tambang logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth element (REE) di Mamuju, Sulawesi Barat. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.