Menhan dan Panglima TNI Masih Diskusi soal Pembelian Helikopter Black Hawk

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengaku masih akan berdiskusi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto soal rencana pembelian helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk dari produsen pesawat Amerika Serikat, Sikorsky Aircraft yang merupakan anak perusahaan Lockheed Martin.
Sjafrie mengaku masih perlu bertanya ke TNI terkait pengkajian penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) berupa pesawat rotary wing tersebut.
“Saya belum tahu informasinya, nanti saya tanya sama Panglima TNI dulu bagaimana evaluasinya,” kata Sjafrie saat ditemui di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Rabu (22/10).
Baca Juga: TNI AD Relokasi Semua Warga yang Terdampak Radiasi Cs-137 di Cikande
Dalam kesempatan sama, Panglima Agus irit bicara saat ditanya rencana pembelian helikopter Black Hawk. Ia mengatakan bahwa TNI hanya sebagai pengguna kekuatan.
“Kami kan pengguna, yang penting kami menerima,” ujar Agus.
Informasi rencana pembelian helikopter Black Hawk, salah satunya diunggah oleh akun Instragram Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS), @isds.indonesia, pada Senin (20/10).
Baca Juga: Warga Desa Tohe Serahkan Senjata Buatan Jerman dan Amunisi ke Satgas Pamtas RI-RDTL
Informasi menyebut bahwa tim Pusat Penerbangan TNI AD sedang dalam persiapan menentukan lokasi shelter Black Hawk.
Pengadaan juga disebut dilakukan saat Presiden Prabowo Subianto masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada 2023. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































