Mengenal Resolusi DK PBB 2538, Terobosan Indonesia untuk Pasukan Perdamaian Perempuan

Jakarta, IDM – Indonesia pernah menorehkan sebuah terobosan untuk meningkatkan peran perempuan dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia yang digagas oleh Perserikat Bangsa-Bangsa (PBB).
Terobosan tersebut termuat di dalam Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB 2538 (2020) dan menjadi terobosan penting, karena untuk pertama kalinya Dewan Keamanan PBB meloloskan resolusi yang secara khusus mengangkat peran personel perempuan penjaga perdamaian dunia.
Resolusi yang digagas oleh Indonesia tersebut juga tergolong langka karena disponsori bersama oleh seluruh anggota DK PBB.
Baca Juga: Jelang Purnatugas, Satgas Indo RDB XXXIX-E/Monusco Terima Kunjungan Tim MSC
"Di bawah Presidensi Indonesia, pada 28 Agustus 2020, Dewan Keamanan PBB berhasil mengesahkan secara konsensus Resolusi 2538 (2020) mengenai personel perempuan dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB. Resolusi ini merupakan kontribusi nyata Indonesia dalam diplomasi perdamaian," tulis Kementerian Luar Negeri dalam laman resminya dikutip Minggu (14/4).
Beberapa elemen utama yang termuat dalam Resolusi ini antara lain, perlunya peningkatan jumlah personel perempuan dalam misi PBB; kerja sama pelatihan dan pengembangan kapasitas; pembentukan jejaring dan database personel perempuan; peningkatan keselamatan dan keamanan; penyediaan sarana dan fasilitas khusus bagi personel perempuan; serta kerja sama PBB dengan organisasi kawasan.
“Dukungan atas inisiatif Indonesia ini tidak terlepas dari diplomasi, kredibilitas dan rekam jejak Indonesia dalam misi perdamaian PBB, termasuk kiprah personel perempuan Indonesia di berbagai misi PBB," demikian ditegaskan oleh Menlu RI, Retno Marsudi.
Baca Juga: Yonif 733/Raider, Pasukan Elite TNI AD di Kota Ambon
Untuk diketahui, Indonesia memang aktif ambil bagian dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia sejak tahun 1957. Melansir data resmi yang dirilis PBB per 31 Januari 2024, Indonesia tercatat sebagai negara kontributor pasukan perdamaian keenam terbanyak di dunia,dengan total personel sebanyak 2.720 orang.
Dari ribuan personel tersebut, sebanyak 121 personel di antaranya merupakan pasukan perdamaian dunia perempuan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































