Mendadak Kunjungi Markas Kopassus Cijantung, Panglima TNI Cek Kesiapan Prajurit

Jakarta, IDM - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengecek secara langsung kondisi kesiapan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Cijantung, Jakarta, Jumat (5/1).
Kesiapan prajurit yang tangguh dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang memadai merupakan faktor yang menentukan untuk memenangkan suatu pertempuran.
Baca Juga: Bentrok Suku di Jayawijaya, 1 Meninggal dan Belasan Orang Luka-luka
Dikutip dari keterangan Puspen TNI, Sabtu (6/1), saat kunjungannya, Agus didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Danjen Kopassus Mayjen TNI Deddy Suryadi.
Agus juga berkesempatan menyaksikan pameran static show dan pameran alutsista serta melihat aksi demonstrasi prajurit Kopassus, seperti serbuan gedung, latihan KTAF, Cakra dan Calisthenics.
Baca Juga: TNI AD Amankan Bom Perang Dunia II di Penajam Paser Utara
Di kesempatan yang sama, Agus Subiyanto melihat latihan keterampilan menembak reaksi yang diperagakan oleh para prajurit Kopassus.
Turut hadir mendampingi Panglima TNI dalam kegiatan tersebut di antaranya KSAD, Kasum TNI, Pangkogabwilhan III, Kabais TNI, Pangkostrad, para Asisten Panglima TNI, Pangdam XVII/Cen, para Kabalakpus TNI, Danjen Kopassus, Dankormar, Dankorpasgat, dan segenap pejabat utama Kopassus. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































