Jumat, 19 April 2024

TNI AD Amankan Bom Perang Dunia II di Penajam Paser Utara

BACA JUGA

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat dari Kodim 0913 Penajam Paser Utara (PPU) dan Paldam Enam Mulawarman berhasil mengevakuasi bom sisa perang dunia II berukuran kurang lebih 1 meter yang ditemukan di Hutan Buluminung, Kelurahan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Berdasarkan video yang dibagikan Instagram @kodim_0913 yang dilihat Sabtu, (6/1/2024) bom sudah dalam kondisi berkarat. Bom itu pun berhasil diamankan serta diidentifikasi. Diduga bom itu gagal meledak. Namun, kini bom akan diuji di markas Paldam VI untuk memastikan kondisi keaktifannya.

Kepala Peralatan Militer Kodam Enam Mulawarman, Kolonel Asep Sudrajat, menyatakan bahwa bom udara ini merupakan hasil serangan pesawat pengebom Sekutu pada era Perang Dunia II, dengan daya ledak mencapai 50 hingga 100 meter yang dapat mencelakai atau membinasakan.

Baca Juga: Gerak Cepat, Kostrad Kirim Prajurit Bantu Korban Kecelakaan Kereta Api Cicalengka

“Ini (bom) bekas perang dunia kedua karakteristiknya bom yang dilepas dari pesawat. Daya ledaknya 50 meter bisa mencelakai dan membinasana. Sementara jarak 100 meter bisa melukai,” ucapnya.

Meskipun bom tersebut telah berusia lebih dari 20 tahun sejak masa Perang Dunia II, pihak militer tetap menjalankan standar operasional prosedur dalam penanganan bahan peledak.

Sementara itu, Dandim 0913 PPU, Letkol Infantri Arfan Affandy, mengungkapkan bahwa identifikasi sementara bom ini masih terus diselidiki. Dia pun mengimbau masyarakat setempat untuk segera melaporkan jika menemukan benda mencurigakan serupa kepada otoritas militer atau kepolisian. 

Baca Juga: Bentrok Suku di Jayawijaya, 1 Meninggal dan Belasan Orang Luka-luka

“Dengan kejadian beberapa waktu lalu di Jawa (mortir meledak di Bangkalan) ada inisiatif masyarakat melihat benda diindikasi bom itu melapor. Kami pun saat itu langsung membuat garis,” ucapnya.

Dulu, Kawasan pesisir Penajam yang merupakan masuk area Teluk Balikpapan, tercatat sebagai area medan pertempuran Perang Dunia II antara Sekutu dan Jepang. Oleh karena itu, keberadaan bom dari serangan pesawat udara, meriam darat artileri medan, dan kapal perang yang gagal meledak diduga masih banyak tersebar tersembunyi di kawasan pesisir Penajam.

“Daerah ini potensi karena ada beberapa situs baik makam atau meriam ada juga kami menemukan kapal. Dari penemuan itu kan jadi bukti kalau Penajam Paser Utara jadi lokasi medan peperangan,” katanya. (rr)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER