HANKAM

Melawan Buta Aksara di Nduga, Berawal dari Permen Hingga Jadi Gubuk Baca

prajurit
Perjuangan prajurit Lintas Udara 432 Kostrad melawan buta aksara di wilayah Kabupaten Nduga. (Foto: Dok. Penerangan Yonif 324)

Jakarta, IDM - Perjuangan prajurit Lintas Udara 432 Kostrad melawan buta aksara di wilayah Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan berbuah manis. Kini program inovatif berupa pendirian "Gubuk Baca" berhasil mereka dirikan.

Sertu Ridolof prajurit dari Pos 432 di wilayah Distrik Mbua mengatakan awalnya mereka menarik minat baca penduduk setempat terutama generasi muda dengan berbagai makanan dan minuman.

"Berawal dari minat mencari permen di gubuk baca yang kami siapkan, lama kelamaan akan timbul niat membaca dari para generasi muda pintar Papua di kemudian hari," ujar Sertu Ridolof dikutip dari keterangan Puspen TNI, Kamis, (20/6).

Baca Juga: Ikut Serta dalam Pameran Philmarine, PT PAL Indonesia Tawarkan Kapal Rumah Sakit

Ia pun berharap langkah kreatif ini dapat meningkatkan literasi dan memotivasi generasi muda Papua untuk lebih gemar membaca, sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu di tempat berbeda namun masih di Kabupaten Nduga, warga yang berada di Distrik Yigi antusias dalam mengantar anaknya ke sekolah lapangan yang juga di adakan prajurit Lintas Udara 432 Distrik Yigi.

"Program ini sudah memasuki bulan keke 3 dari satgas, Pos Yigi yang konsisten melaksanakan kelas lapangan bagi anak anak Distrik Yigi setiap hari Kamis, Jumat dan Sabtu," kata anggota Pos Yigi, Letda Inf King Radja Sultan.

Baca Juga: Puspenerbal Geser Sejumlah Pesawat ke Monumen Penerbangan Angkatan Laut

Ia mengungkapkan bahwa antusiasme warga ini bentuk wujud bahwa program ini berhasil. Seorang warga Waipan Murib mengapresiasi kerja TNI, ia mengatakan hal ini merupakan langkah inisiatif yang bermanfaat.

"Memang kami tidak ada sekolah di sini, tapi berkat inisiatif bapa tentara, kami siap memulai walaupun dengan keterbatasan," katanya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.