HANKAM

Mayor Sensa, Perwira Penerbang TNI AL Pertama Jajal Jet Tempur Rafale

Mayor Sensa
Kebanggaan Mayor Sensa saat berkesempatan menerbangkan jet tempur Rafale. (Foto: Dok. Instagram @puspentni)

Jakarta, IDM - Mayor Laut (P) Akhmad Sen Sagutra, menjadi penerbang TNI AL pertama yang 'menjajal' jet tempur buatan Prancis, Rafale.

Dikutip dari Instagram @puspentni, Rabu (23/8), Akhmad yang merupakan seorang perwira Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) dengan call sign "sensa-278" ini berkesempatan menerbangkan Rafale dalam sesi latihan 'dog fight' di langit Eropa.

Sebelumnya, selama 20 bulan Sensa menjalani pendidikan S2 dan S3 di Prancis. Terhitung dari 28 November 2021 hingga 1 Agustus 2023, Sensa melaksanakan tugas belajar Ecole de Guerre di École Militaire bersama 200 perwira Prancis.

Baca Juga: Mengenal Tugu Anoa di PIK 2 yang Baru Diresmikan KSAD

Sensa juga mengikuti pendidikan bersama 88 perwira asing dari 66 negara, dan 45 auditeur sipil dari industri stratégies Prancis yang terdiri dari MBDA, Nexter, Airbus, Naval Group, Dassault Aviation, SNCF, dan EDF.

Ecole de Guerre adalah tempat pendidikan bagi para perwira di level tinggi Prancis yang melibatkan matra angkatan darat (L’armée de terre), angkatan laut (Marine nationale), angkatan udara, antariksa (L’armée de l’air et l’espace), Korps Gendarmerie (Maréchaussée), dan instansi sipil dari industri stratégies Prancis.

Mayor Sensa
Mayor Sensa saat menyelesaikan pendidikan Ecole de Guerre, Prancis. (Foto: Dok. Instagram @puspentni)

"Program tersebut, saat ini disetarakan oleh RNCP (Repertoire National de Certifications Professionnel), setara Niveau-8 atau Doctoral bidang pertahanan di sistem pendidikan dan profesi Prancis," ujar perwira alumni AAL angkatan ke-51 tahun 2005 ini.

Komandan Puspenerbal Laksamana Muda TNI Imam Musani saat menerima Sensa di Mako Puspenerbal, mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih selama mengenyam pendidikan di Prancis.

Baca Juga: PT Pindad Sukses Laksanakan Uji Tembak Tank Harimau

"Selamat datang kembali di Puspenerbal, semoga ilmu yang diperoleh di Ecole de Guerre dapat diaplikasikan untuk kebaikan Penerbangan TNI AL ke depan," ujar Imam.

Imam juga berpesan kepada Sensa untuk segera menyiapkan paparan pascapendidikan, guna memberikan inspirasi bagi perwira penerbang muda lainnya.

"Agar mereka termotivasi untuk menyiapkan diri, membangun dan membesarkan Penerbangan TNI AL yang tangguh dan profesional," tandasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.