Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun jadi Panglima Divif 2 Kostrad

Jakarta, IDM – Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun resmi disambut di Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad. Ia akan menggantikan Mayjen TNI Susilo menjadi Panglima Divif 2 Kostrad yang baru.
Dilansir dari keterangan Pendivif 2 Kostrad, Sabtu (10/1), setelah diterima dengan jajar kehormatan Primadi langsung digotong para prajurit Divif 2. Yel-yel penyambutan bergema di markas divif di Singosari, Malang, Jawa Timur.
Baca Juga: TNI AL Raih Skor Keamanan Siber Tertinggi Nasional, KSAL: Fondasi Kesiapan Operasi
Satu persatu keluarga besar Divif 2 Kostrad menyampaikan ucapan selamat datang kepada Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun termasuk dari Pangdivif yang lama Mayjen TNI Susilo.
"Penyambutan ini menjadi simbol kesiapan Divif 2 Kostrad untuk mendukung dan melaksanakan setiap kebijakan serta arahan pimpinan demi kemajuan satuan dan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara," tulis keterangan Pendivif 2 Kostrad.

Primadi adalah jenderal kelahiran Jakarta, 29 April 1973 dan merupakan putra Mayjen TNI (Purn) Saiful Sulun, mantan Pangdam V/Brawijaya sekaligus tokoh senior Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Primadi yang lulusan Akmil 1994 berasal dari kecabangan infanteri. Dia berpengalaman di lingkungan Kostrad baik pada jabatan tempur maupun staf strategis.
Baca Juga: Pushidrosal Dukung Proyek Tanggul Laut Nasional, Survei di Teluk Jakarta dan Semarang
Primadi pernah mengemban sejumlah jabatan penting yakni Danyonif 511/Badak Hitam (2011-2012), Dandim 0811/Tuban (2012-2013), serta Danbrigif Para Raider 3/Kostrad (2015-2017). Kemudian, dia juga bertugas sebagai Waasops Kaskostrad (2013-2015) dan Asops Kaskostrad (2022).
Posisi lainnya yaitu Dosen Madya Seskoad (2017-2020), Kasrem 051/Wijayakarta (2020-2021), Kapok Sahli Pangdam Iskandar Muda (2021-2022), Kasdivif 2/Kostrad (2022-2025), Kasdam III/Siliwangi (2025), hingga Wadan Sesko TNI (2025). (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































