HANKAM

Mayjen TNI Febriel: Persit KCK jadi Kekuatan Moral di Balik Tugas Prajurit

Febriel Buyung Sikumbang
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang. (Foto: Dok. Istimewa)

Jakarta, IDM – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, menegaskan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) memiliki peran strategis sebagai kekuatan moral yang menopang keberhasilan prajurit sekaligus menjadi motor pengabdian sosial di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan saat menghadiri syukuran HUT ke-80 Persit KCK Tahun 2026 di Aula Tony Rompis, Jayapura.

Didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih Ina Febriel Buyung Sikumbang, Pangdam hadir bersama jajaran pejabat utama Kodam XVII/Cenderawasih dalam suasana penuh kehangatan dan rasa syukur.

Baca Juga: Segera Tiba di Indonesia, KRI Canopus-936 TNI AL Selesaikan Etape Terakhir di Mauritius

Mengusung tema “80 Tahun Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya”, peringatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Persit yang sarat dedikasi, ketulusan, dan semangat juang.

Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh anggota Persit atas kontribusi nyata selama delapan dekade dalam mendukung tugas-tugas TNI AD, khususnya di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih.

Menurut Pangdam, keberhasilan prajurit dalam menjalankan tugas negara tidak terlepas dari dukungan keluarga, terutama peran istri prajurit yang tergabung dalam Persit.

Dukungan moral, ketangguhan, dan keteladanan anggota Persit dinilai menjadi fondasi penting bagi stabilitas keluarga prajurit dan keberhasilan tugas di lapangan.
“Persit bukan hanya pendamping prajurit, tetapi juga bagian penting yang memberikan dorongan moral dan menjadi teladan dalam keluarga serta masyarakat,” ujar Mayjen TNI Febriel.

Baca Juga: Jabatan Strategis Kostrad TNI AD Berganti, Ini Daftar Lengkapnya

Ia menambahkan di tengah dinamika tugas prajurit yang semakin kompleks, Persit dituntut terus berkembang menjadi organisasi yang adaptif, mandiri, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

Peran Persit saat ini tidak hanya terbatas pada pendampingan keluarga, tetapi juga menjangkau bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Maka dari itu, Pangdam mengajak seluruh anggota Persit untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat solidaritas, serta menjaga marwah organisasi melalui etika, disiplin, dan kehormatan.

Baca Juga: Profil Praka Rico Pramudia, Prajurit TNI AD yang Gugur di Lebanon

“Saya mengajak seluruh anggota Persit untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat kebersamaan, serta menjaga nama baik organisasi dengan menjunjung tinggi etika, disiplin, dan kehormatan,” ungkapnya.

Peringatan HUT ke-80 Persit KCK menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen organisasi dalam memberikan pengabdian terbaik, baik dalam mendukung tugas prajurit maupun dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Semangat pengabdian yang diwariskan selama 80 tahun diharapkan terus menjadi landasan bagi Persit Kartika Chandra Kirana untuk melahirkan keluarga prajurit yang tangguh, harmonis, dan berkontribusi bagi bangsa. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.