HANKAM

Masuk Kampus, TNI AD Sampaikan Bahaya Perang Asimetris Pada Gen Z

Danrem 072/Pamungkas Yogyakarta Brigjen TNI Zainul Bahar
Danrem 072/Pamungkas Yogyakarta Brigjen TNI Zainul Bahar memberikan pemaparan tentang bahaya perang asimetris pada Gen Z. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Bekerjasama dengan prodi S3 Ketahanan Nasional Sekolah Pascasarjana UGM, TNI AD melalui Korem 072/Pamungkas menyampaikan tentang bahaya perang asimetris kepada generasi Z (Gen Z) . Penyampaian ini langsung diberikan oleh Danrem 072/Pamungkas Yogyakarta Brigjen TNI Zainul Bahar beberapa waktu lalu.

Dilansir dari keterangan Penerangan Korem 072/Pemungkas, Kamis, (20/6) Danrem mengatakan hal ini disampaikan penting karena Gen Z adalah mayoritas yang akan memenuhi Indonesia 2045 diharapkan bisa produktif dan mewujudkan Indonesia Emas.

Baca Juga: Prabowo Dianugerahi Bintang Bhayangkara Utama dari Kapolri

"Gen Z merupakan generasi emas yang akan membawa Indonesia melangkah ke depan. Oleh karenanya, penting kiranya semua pihak terlibat dalam merawat serta menanamkan cinta Tanah Air kepada gen Z," kata Danrem.

Lebih lanjut Danrem menjelaskan perang asimetris merupakan peperangan gaya baru non militer namun memiliki dampak kehancuran luar biasa sebab dapat merambah ke segala aspek kehidupan. Metode-metode peperangan itu menurut Danrem bisa beragam termasuk melalui media sosial (medsos).

Baca Juga: Telepon Genggam Prajurit TNI AD Disidak Cegah Judi Online

"Mindset para nenek moyang Indonesia suka menolong, ramah, dan gotong royong. Nilai-nilai positif itu semustinya  ditanamkan hingga sekarang ini supaya Indonesia menjadi negara yang kuat dikemudian hari," kata Danrem.

Hal yang sama diungkapkan Kaprodi Ilmu Ketahanan Nasional Sekolah Pascasarjana UGM, Prof Armaidy Armawi, mengatakan gen Z menjadi perhatian khusus karena ada peralihan generasi yang harus dikawal dengan sebaik mungkin. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.