Marinir TNI AL Perkuat Kerja Sama Pasukan Amfibi di Kawasan Indo-Pasifik

Jakarta, IDM – Korps Marinir TNI AL memperkuat kerja sama antarpasukan amfibi di kawasan Indo-Pasifik melalui keterlibatan di forum Pacific Amphibious Leaders Symposium (PALS) 2025 di Manila, Filipina, Selasa (8/7).
Komandan Pasmar 2 Brigjen (Mar) Nanang Saefulloh yang mewakili delegasi Marinir TNI AL, bergabung dengan 22 negara dari Indo-Pasifik untuk mengikuti forum PALS 2025 yang digelar selama tiga hari, yakni 8-10 Juli.
PALS merupakan forum strategis tahunan yang mempertemukan para pemimpin senior Korps Marinir, infanteri, angkatan laut, dan elemen militer dari negara-negara mitra di kawasan Indo-Pasifik.
Baca Juga: 18 Perwira Tinggi TNI AU Naik Pangkat, Marsdya hingga Marsma
Forum ini bertujuan memperkuat hubungan, meningkatkan kerja sama serta mendorong interoperabilitas dan stabilitas kawasan melalui pendekatan kolektif terhadap berbagai tantangan global.
"PALS 2025 menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi berbagai situasi, mulai dari penanganan bencana alam, hingga dinamika keamanan regional yang kompleks," ujar Nanang, dikutip dari keterangan Pasmar 2, Rabu (9/7).
Pada kesempatan tersebut, Nanang juga melakukan audiensi dengan sejumlah pimpinan Korps Marinir negara peserta, di antaranya komandan pasukan ekspedisi Marinir Amerika (1 MEF); Korps Marinir Kerajaan Thailand; Korps Marinir Chile.
Baca Juga: TNI Pastikan Mayjen Ahmad Rizal Ajukan Pensiun Dini Setelah Ditunjuk Jadi Dirut Bulog
"Pertemuan ini menjadi ajang untuk bertukar pandangan serta memperkuat sinergi dan kerja sama antarpasukan amfibi di kawasan Indo-Pasifik," kata Nanang.
Adapun forum strategis PALS 2025 dibuka langsung oleh Komandan Korps Marinir Amerika Letjen James Glynn, Sekretaris Pertahanan Filipina Gilberto Teodoro Jr, dan Komandan Korps Marinir Filipina Mayjen Vicente Blanco. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































