Marinir TNI AL dan Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Latihan dan Pendidikan Militer

Jakarta, IDM – Korps Marinir TNI AL dan Marinir Korea Selatan sepakat memperkuat kerja sama militer maritim melalui kunjungan kehormatan, di Cilandak, Jakarta, Kamis (4/9).
Kepala Staf Korps Marinir (Kaskormar) Brigjen (Mar) Muhammad Nadir menerima langsung Kepala Staf Komando Pertahanan Kepulauan Barat Marinir Republik Korea Selatan Brigjen Cha Young-min.
Dalam sambutannya, Nadir menegaskan pentingnya komunikasi, kerja sama, dan pertukaran pengalaman untuk menghadapi tantangan keamanan maritim di kawasan.
Baca Juga: Senin Depan, KRI Brawijaya-320 Singgah di Jakarta dan Disambut Presiden Prabowo
“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan persahabatan serta meningkatkan kerja sama yang sudah terjalin baik selama ini, terutama di bidang latihan bersama dan pendidikan,” ujar Nadir, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Jumat (5/9).
Sementara itu, Young-min menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Korps Marinir serta harapan agar kerja sama dapat terus ditingkatkan.
“Diharapkan peningkatan kerja sama Marinir kedua negara melalui kegiatan militer bersama yang mendukung interoperabilitas dan saling pengertian antar prajurit kedua negara,” kata Young-min.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Dampingi Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Istighosah Kebangsaan
Sejauh ini, Korps Marinir TNI AL dan Marinir Korea Selatan telah menjalin sejumlah bentuk kerja sama, di antaranya keterlibatan latihan multilateral seperti Cobra Gold di Thailand dan RIMPAC di Hawaii yang menitikberatkan pada operasi amfibi.
Kedua belah pihak juga aktif melakukan pertukaran perwira di bidang pendidikan, termasuk kursus singkat dan seminar militer. Pertukaran pengalaman juga terjalin dalam hal doktrin operasi amfibi.
Sementara kerja sama di bidang humanitarian assistance and disaster relief (HADR) diarahkan pada kesiapan marinir kedua negara dalam operasi tanggap bencana berbasis laut. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































