HANKAM

Marinir Siapkan Pasukan Penjaga 2 Pulau Terluar di Sumut dan Aceh

Brigif 4 Marinir
Brigif 4 Marinir gelar apel kesiapan prajurit Satgas Pamputer Yonif 8 Marinir 2024 di Langkat, Sumatra Utara, Selasa (21/5). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM – Para prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 8 Marinir yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) 2024, mengikuti apel gelar kesiapan personel dan kelengkapan material di Langkat, Sumatra Utara, Senin (20/5).

Apel gelar kesiapan personel dan kelengkapan material Satgas Pengamanan Pulau Terluar Yonif 8 Marinir itu dipimpin oleh Perwira Staf Operasi (Pasops) Brigif 4 Marinir/BS Letkol (Mar) Akhmad Kharis Mukhyiddin.

Dalam amanatnya, Akhmad menyampaikan agel gelar ini bertujuan memeriksa kesiapan para prajurit, baik kelengkapan personel pribadi maupun material yang akan dibawa ke medan penugasan.

Baca Juga: Persiapan Tugas di Papua, Yonif 144/JY Asah Kemampuan Gunakan Senjata Bantuan

"Kepada seluruh prajurit, tingkatkan profesionalisme, kemampuan tempur, junjung tinggi kehormatan, dan laksanakan setiap penugasan dengan baik. Tetap utamakan faktor keselamatan," ujar Akhmad, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Selasa (21/5).

Brigif 4 Marinir
(Foto: Dok. Dispen Kormar)

Selain itu, Akhmad juga berpesan kepada seluruh prajurit satgas untuk menjaga sinergitas dengan sejumlah instansi lainnya dan menjalin komunikasi yang harmonis kepada tokoh agama dan masyarakat sekitar.

"Saya juga berpesan kepada para prajurit untuk selalu tingkatkan sinergitas kepada instansi TNI, Polri, tokoh agama dan msyarakat sehingga terjalin komunikasi sosial yang harmonis dan dapat tercipta suasana kondusif selama penugasan," pungkasnya.

Baca Juga: Dankormar Lepas Keberangkatan Prajurit Yonif 6 Marinir ke Perbatasan Indonesia-Papua Nugini

Adapun Satgas Pengamanan Pulau Terluar Yonif 8 Marinir 2024 ini merupakan satuan tugas pengamanan di wilayah dalam negeri yang kan menempati 2 pulau terluar Indonesia yaitu Pulau Berhala di Sumatra Utara dan Pulau Rondo di Aceh.

Untuk di Pulau Berhala, prajurit satgas akan dipimpin oleh Lettu (Mar) Joko Santoso. Pulau ini berada di Selat Malaka, terletak di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara. Pulau terluar yang memiliki luas sekitar 14,75 hektar ini berbatasan dengan Malaysia.

Sementara prajurit satgas yang akan menjaga Pulau Rondo akan dipimpin oleh Letda (Mar) Yudi Arianto. Pulau terluar ini terletak di Laut Andaman dan berbatasan dengan India, yaitu Kepulauan Nikobar. Pulau Rondo merupakan wilayah paling utara dari Indonesia dan secara administratif bagian dari wilayah Kota Sabang, Aceh. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.