Mama-mama Papua Serbu Pos Pasukan Tengkorak, Ada Apa?

Jakarta, IDM - Mama-mama Papua menyerbu pos pasukan Yonif PR 305 Divif I Kostrad. Mereka datang berbondong-bondong untuk acara borong hasil jualan.
"Ini adalah sebuah program yang dicetuskan oleh Pasukan Tengkorak (Julukan Yonif PR 305 Divif I Kostrad) dan ini pertama kali terjadi di pegunungan Papua," ujar Komandan Yonif PR 305 Divif I Kostrad, Letkol Inf Ardiansyah atau yang dikenal dengan Raja Aibon Kogila dalam keterangan resminya Penkostrad, Jumat, (2/6).
Baca Juga: Tambah Kemampuan Tempur, KRI Bung Karno-369 Akan Dilengkapi Sejumlah Persenjataan Canggih
Menurut Raja Aibon program ini telah terbukti sangat efektif dalam memisahkan masyarakat dengan KST. Masyarakat yang merasa sangat terbantu dengan aksi pasukan Tengkorak Kostrad ini, sampai menjuluki pasukan Raja Aibon Kogila sebagai 'Tentara Utusan Tuhan'. Sementara KST mereka sebut 'tentara hutan bodoh, otak mati'.

"Program ini sudah sangat memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Gimana enggak? Sebelum kami ada disini, mereka tidak pernah mengalaminya. Setiap hari pasar, mereka dari pagi hingga siang atau sore duduk di pasar, nungguin pembeli. Dengan program ini, mereka tinggal datang ke Pos kami, mereka sampaikan harga, kami borong semua. Yang pasti, mereka senang sekali," ujar Raja Aibon.
Baca Juga: Satgas MTF TNI Konga Peringati International Day UN Peacekeepers dengan Cara Ini
"Kami harus terus putar otak, ngumpulin duit, yang penting mereka bahagia. Toh kami juga enggak pernah kelaparan. Biar sama-sama makan. Karena mereka makanan pokoknya juga beras, tidak lagi papeda. Mereka butuh uang untuk beli beras, yang harganya juga selangit disini," tambah Raja Aibon. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































