HANKAM

Lulus dari Akademi Militer AS, Letda Hikmal Ternyata Taruna Kiriman Presiden Prabowo

Perwira muda TNI AL Letda Laut (P) Hikmal Fikri
Perwira muda TNI AL Letda Laut (P) Hikmal Fikri membentangkan bendera Merah Putih usai resmi dilantik sebagai lulusan Akademi Angkatan Laut AS (USNA) di Maryland, Jumat (22/5). Hikmal sukses lulus lewat program beasiswa besutan Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Seorang perwira muda TNI AL baru saja mengukir prestasi langka di Amerika Serikat (AS). Namanya Letda Laut (P) Hikmal Fikri Wildani Nurdiansyah. Ia resmi dilantik sebagai lulusan United States Naval Academy (USNA) atau Akademi Angkatan Laut AS.

Menariknya, di balik torehan gemilang Letda Hikmal ini, ada andil besar dari Presiden Prabowo Subianto.

Usut punya usut, Hikmal merupakan salah satu taruna yang dikirim lewat program strategis besutan Prabowo saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Program visioner ini sengaja menyaring taruna-taruna terbaik Akademi TNI untuk digembleng di berbagai akademi militer top dunia.

Baca Juga: Skadron Udara 5, Ujung Tombak TNI AU dalam Misi Pengintaian Udara Strategis

Sebelum terbang dan menempuh pendidikan super ketat selama empat tahun di Negeri Paman Sam, Hikmal menempa diri di Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya. Kini, perjuangan panjangnya berbuah manis. Ia sukses diwisuda bersama 1.058 taruna angkatan laut (midshipman) dari berbagai negara di Stadion Memorial Korps Marinir Angkatan Laut, Annapolis, Maryland, Jumat (22/5).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Tunggul menjelaskan, kelulusan ini menjadi bukti konkret dari komitmen TNI AL dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing global.

"Keberhasilan Letda Hikmal ini merupakan wujud nyata dari realisasi investasi jangka panjang untuk mendongkrak kualitas perwira-perwira muda kita di tingkat internasional," ujar Tunggul, dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (25/5).

Apresiasi tinggi juga datang langsung dari Maryland. Atase Pertahanan RI Marsma TNI Yose Ridha, yang hadir langsung menyaksikan prosesi wisuda tersebut, menegaskan momentum ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerja sama pertahanan antara Jakarta dan Washington.

"Ini menjadi bukti keberhasilan kerja sama strategis Indonesia dan Amerika Serikat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia TNI," ungkap Yose.

Baca Juga: Pangdam Cenderawasih Soroti Rekonsiliasi Adat sebagai Pilar Keamanan Papua

Upacara wisuda militer itu sendiri berlangsung sakral dan dipimpin langsung oleh Direktur Utama USNA Letjen Marinir Michael J. Borgschulte.

Dalam momen tersebut, Panglima Angkatan Bersenjata AS Jenderal Dan “Razin” Caine, bersama Pelaksana Tugas Sekretaris Menteri Angkatan Laut AS Hung Cao, kompak menitipkan pesan penting bagi para lulusan. Mereka meminta para perwira baru untuk selalu tenang, waspada, dan mengutamakan kesejahteraan anak buah saat bertugas nanti.

Selain jajaran Atase Pertahanan, momen haru ini juga disaksikan oleh Atase Laut RI Kolonel Laut (P) Yudi Ardian, serta ayah kandung Hikmal yang juga seorang perwira menengah TNI AL, Kolonel Laut (P) Dickry Rizanny Nurdiansyah beserta keluarga.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.