LST India INS Airavat Sandar di Jakarta, Pernah Bawa Bantuan Oksigen Saat Covid-19

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III Jakarta mengamankan kapal perang Angkatan Laut India Airavat L24 yang sandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (3/8).
Dikutip dari keterangan Pasmar 1, kehadiran kapal perang tersebut dalam rangka mempererat persahabatan dan kerja sama dengan TNI AL.
Baca Juga: Mengenal Letda Inf Sawung Setyawan Peraih Adhi Makayasa Akmil 2023
Dalam beberapa kunjungan, INS Airavat L24 pernah singgah di Indonesia untuk membawa bantuan, kala meningkatnya kasus Covid-19. Kapal perang ini salah satunya turut membantu Indonesia dalam penyediaan kebutuhan oksigen.

INS Airavat L24 adalah kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST) dengan peran utama untuk melakukan operasi amfibi dan mampu membawa banyak kendaraan tank, kendaraan amfibi, dan kargo militer lainnya.
Baca Juga: Bersinergi, Begini Cara Kerja Pasukan Yonbekang dan Yonif Para Raider di Latgab TNI 2023
Kapal ini memiliki panjang 125 meter dengan lebar 17,5 meter. Bobotnya sendiri mencapai 5.650 ton. Kapasitas angkut bisa membawa 500 pasukan, 11 unit tank, dan 10 unit truk atau ranpur. Kapal ini bisa menampung 11 perwira dan 145 anak buah kapal.
Selain untuk operasi amfibi, INS Airavat L24 juga bisa dikerahkan untuk operasi bantuan HADR (High Availability Disaster Recovery) dan disebut telah menjadi bagian berbagai upaya pengiriman bantuan di seluruh wilayah Samudra Hindia. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































