Bersinergi, Begini Cara Kerja Pasukan Yonbekang dan Yonif Para Raider di Latgab TNI 2023

Jakarta, IDM - Latihan gabungan TNI tahun 2023 yang sedang berlangsung. Di latihan ini pasukan Yonif Perbekalan Angkutan (Yonbekang) 2 Kostrad bersinergi mendukung penerjunan Yonif PR Divif 2 Kostrad.
Dilansir keterangan Penkostrad, Kamis, (3/8) latihan yang diselenggarakan di Situbondo, Jawa Timur ini prajurit Yonbekang mendukung penerjunan 122 orang dari Yonif Para Raider 502/UY/2 Kostrad melaksanakan penerjunan statik dengan dropping zone.
Baca Juga: Misi Damai Indo-Pasifik, Fregat Australia HMAS Anzac Sandar 4 Hari di Surabaya
"Kami berperan menentukan keberhasilan suatu latihan, yang mana dalam hal ini Peleton Perbekud melaksanakan dukungan dengan menyiapkan materiel Payung Udara Orang (PUO) mulai dari pelipatan PUO, pengepasan di pangkalan dan Marshailing Area (MA) serta pengumpulan kembali Payung Udara Orang setelah digunakan oleh para peterjun," kata Danyon Bekang 2 Kostrad Letkol Cba Moch. Andi Hidayat Arifianto.

Ia mengatakan bahwa suatu kebanggaan dan kehormatan bisa terlibat dan mengikuti Latgab TNI tahun ini, tugas yang kami laksanakan ini merupakan panggilan jiwa, sesuai dengan fungsi kecabangan Bekang untuk memberikan dukungan pembekalan udara pada pelaksanaan penerjunan Yonif Para Raider 502/UY/2 Kostrad dalam rangka menyukseskan Latgab TNI 2023.
Baca Juga: Mengenal Letda Inf Sawung Setyawan Peraih Adhi Makayasa Akmil 2023
Sementara itu, Danyonif PR 502/UY/18/2 Kostrad Letkol Inf Ahmad Afriyan Rangkuti mengatakan dalam latihan ini pasukannya terbagi menjadi dua Sortie, Sortie pertama sejumlah 61 orang Dipimpin oleh Danyonif Para Raider 502/UY/18/2 Kostrad Letkol Inf Ahmad Alfian Rangkuti dengan menggunakan Pesawat C-130/A-1323 dan Sortie kedua sejumlah 61 orang dipimpin oleh Dankipan C Yonif Para Raider 502/UY/18/2 Kostrad Lettu Inf Setiyo Murcahyono dengan menggunakan Pesawat C-130/A-1326.
"Latihan ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit dalam melaksanakan Operasi Linud guna mempertahankan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, Latihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesiapan operasional prajurit sebagai satuan PPRC TNI dalam menghadapi tugas-tugas operasi ke depan," katanya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































