Lettu Michelle, Kapten Pilot Perempuan Pertama di Helikopter Panther TNI AL

Jakarta, IDM – Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) resmi memiliki seorang kapten pilot perempuan untuk helikopter Panther AS565 MBe Panther, yaitu Lettu Laut (P/W) Michelle Anggaraeni, di Juanda, Sidoarjo, Rabu (30/7).
Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah, mengatakan Michelle menjadi prajurit Kowal pertama yang menjabat kapten helikopter Panther, pascamenyelesaikan tahapan pemeriksaan penerbangan (check flight).
"Keberhasilan ini adalah bukti prajurit wanita memiliki kapasitas yang sama dalam mengemban tugas operasional udara. Ini menjadi inspirasi bagi seluruh Kowal," ungkap Adam, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Kamis (31/7).
Baca Juga: Komdigi: Hoaks TNI Tantang Pasukan Israel untuk Perang Besar-besaran
Sementara itu Komandan Skuadron Udara 100 Mayor Laut (P) Kuswoyo, mengatakan penunjukan sebagai kapten pilot menandakan kesiapan dan tanggung jawab besar dalam berbagai misi operasi udara yang akan dihadapi oleh Michelle.
"AS565 MBe Panther adalah helikopter taktis andalan Puspenerbal. Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi kiprah Kowal dan membuka jalan bagi semakin banyak prajurit perempuan TNI AL untuk menorehkan sejarah baru," pungkasnya.
Helikopter AS565 MBe Panther memiliki kemampuan terbang empat jam lebih dan radius hingga 827 km, mesin 2xTurboméca Arriel 2C turboshaft, kekuatan 635 kW (852 hp) yang mampu mendorong hingga kecepatan 306 km per jam.
Baca Juga: TNI Siagakan Pasukan Tiga Matra Antisipasi Tsunami Pascagempa Rusia, Aktifkan Unsur PRCPB
Di Skuadron Udara 100 Wing Udara 2 Puspenerbal, AS565 MBe Panther memiliki tugas pokok sebagai helikopter anti-kapal selam. Oleh karena itu, helikopter AS565 MBe Panther mampu membawa torpedo dan sonar untuk misi operasi.
Selain sebagai helikopter anti-kapal selam, AS565 MBe Panther juga biasa digunakan sebagai angkutan udara VIP dalam beberapa misi dan operasi yang pernah dilaksanakan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































