Lettu Cba (K) Yuni Caturwati, Prajurit TNI AD Jago Tembak Hanya dengan Satu Tangan

Jakarta, IDM - Kehebatan menembak pistol Lettu Cba (K) Yuni Caturwati patut diacungi jempol, Kowad yang berdinas di Jasdam V/Brawijaya bahkan mampu menembak hanya dengan satu tangan menggunakan sport pistol.
Hal ini tergambar saat Yuni berhasil menyabet lima medali sekaligus pada ajang menembak air pistol di Lapangan Tembak Indoor, Kampus Mahasarawati NTB.
"Lomba menembak itu, menggunakan sport pistol dengan jarak 10 hingga 25 meter dengan menggunakan satu tangan dengan materi slow dan dueling atau tembak cepat," tulis Penerangan Kodam V/Brawijaya dalam keterangan resminya, Rabu, (8/3).
Baca Juga: Disaksikan Presiden Jokowi, Prabowo Lakukan Serah Terima Pesawat C-130J-30 Super Hercules ke TNI
Atas prestasinya ini, Yuni pun mendapatkan apresiasi langsung dari Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A.
"Saya sengaja mau nampilkan Letnan Yuni itu, karena prestasinya. Dia itu berhasil meraih empat medali emas dan satu medali perak dalam bidang menembak" kata Pangdam.
Pangdam mengungkapkan, jika dirinya sangat mengapresiasi dan turut bangga kepada prajurit-prajurit Kodam Brawijaya yang berhasil meraih prestasi. "Saya saja bangga, dari NTB ada telfon kalau ada prajurit Kodam V/Brawijaya berprestasi di sana," katanya.
Baca Juga: Panglima TNI Sematkan Brevet Wing Kehormatan Penerbang TNI AU untuk Prabowo
Keberhasilan prajurit, ujar Mayjen Farid Makruf, merupakan bagian dari pembinaan satuan atau personel. Ia berharap, keberhasilan yang diraih oleh Lettu Kowad Yuni tersebut, bisa dijadikan motivasi bagi prajurit lainnya.
"Saya senang kalau anggota berprestasi, maka kepada prajurit lainnya jadilah prajurit yang berprestasi dan dapat membanggakan satuan," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. memberikan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada Lettu Cba (K) Yuni Caturwati atas prestasinya dalam mengharumkan nama baik TNI AD khususnya satuan Kodam V/Brawijaya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































