Kamis, 8 Juni 2023

Disaksikan Presiden Jokowi, Prabowo Lakukan Serah Terima Pesawat C-130J-30 Super Hercules ke TNI

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto melakukan serah terima pesawat C-130J-30 Super Hercules kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bertempat di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (8/3).

Serah terima tersebut ditandai dengan pemberian replika kunci secara simbolis sebagai tanda jika pesawat siap untuk dioperasionalkan oleh TNI AU.

Baca Juga: Momen Kebersamaan Prabowo dan Presiden MBZ di UEA, Pererat Kerja Sama Pertahanan

Penyerahan replika kunci tersebut turut disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid.

C-130J-30 Super Hercules akan memperkokoh kekuatan angkut TNI AU dan dioperasionalkan oleh Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Prabowo Subianto
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat serah terima pesawat C-130J-30 Super Hercules di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Pesawat buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat ini memiliki sejumlah keunggulan dari sisi mesin hingga sistem avionik yang sudah terintegrasi penuh.

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah memesan sebanyak lima unit pesawat C-130J-30 Super Hercules, di mana keempat unit lainnya akan dikirim secara berkala pada Juni, Juli, dan Oktober 2023. Sementara unit pesawat terakhir akan dikirim pada Januari 2024.

Pada kesempatan yang sama juga turut ditampilkan pesawat C-130 Hercules, di mana pesawat ini menjadi pesawat pertama yang pemeliharaannya berhasil dilakukan di Indonesia.

Baca Juga: Momen Pendaratan Perdana C-130J-30 TNI AU di Indonesia

Dengan pemeliharaan pada bagian center wing box, pesawat Hercules dengan tail number A1315 memiliki waktu penggunaan (life span) yang lebih lama, bahkan mencapai lebih dari 20 tahun.

“MRO-nya akan dilaksanakan di Indonesia, seperti satu pesawat sebelumnya (C-130 Hercules A-1315) yang sudah dilakukan saat ini,” ungkap Prabowo.

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER